Rakor Persiapan Idul Fitri 2026 di Kabupaten Tangerang, Wabup Intan Tekankan Sinergi Lintas Sektoral di Operasi Ketupat Maung

AKURAT JAKARTA – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menegaskan bahwa kunci utama kesuksesan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 2026 adalah kolaborasi dan sinergi lintas sektoral yang solid.
Hal ini disampaikan Wabup Intan saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Maung 2026 di Aula Parama Satwika Polresta Tangerang, Kamis (05/03/2026).
Wabup Intan menyatakan bahwa pengamanan lebaran merupakan tanggung jawab besar yang tidak bisa dilakukan secara parsial.
Ia meminta seluruh instansi terkait untuk bergerak dalam ritme yang sama demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Pengamanan lebaran tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri. Semua unsur terkait harus terkoneksi dan terkoordinir menjadi satu. Artinya kita bekerja dalam satu nafas yang sama, yaitu pelayanan kepada masyarakat," ujar Wabup Intan.
Menjelang Idul Fitri 2026, aktivitas masyarakat diprediksi akan meningkat tajam. Tantangan ini harus dijawab dengan kesiapan total dari seluruh unsur pemerintah dan keamanan.
Wabup Intan menekankan agar petugas di lapangan bersikap responsif, informatif, dan humanis dalam menjalankan Operasi Ketupat Maung 2026.
“Bagi masyarakat, pemerintah itu satu. Mereka tidak lagi melihat ini kewenangan siapa. Yang mereka inginkan adalah hadirnya negara ketika mereka membutuhkan rasa aman dan nyaman,” tegasnya.
Selain kemacetan, Wabup Intan juga menyoroti tantangan cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi, seperti hujan lebat dan angin kencang.
Ia menginstruksikan jajarannya untuk memetakan titik-titik rawan banjir, longsor, serta lokasi rawan kecelakaan secara detail.
Beberapa poin mitigasi yang menjadi prioritas meliputi:
Jalur rawan bencana: Pengawasan ketat pada area potensi longsor dan banjir.
Kawasan pesisir: Antisipasi lonjakan pengunjung di tempat wisata.
Koordinasi cepat: Menghilangkan ego sektoral jika terjadi kendala di lapangan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026.
Wabup Intan berharap dengan persiapan yang matang, masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan tenang.
“Insya Allah, jika kolaborasi ini terjaga, Kabupaten Tangerang akan tetap kondusif. Kita ingin masyarakat bisa beribadah dengan khusyuk, mudik dengan aman, dan merayakan Idul Fitri dengan bahagia,” pungkasnya.
Sementara Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Andi M Indra Waspada, memaparkan Operasi Ketupat Maung 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13-25 Maret 2026.
Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 13–17 Maret 2026 dan arus balik pada 24–28 Maret 2026. Idul Fitri jatuh pada 20–21 Maret 2026, dengan libur sekolah 16–29 Maret 2026.
Libur panjang hari raya Lebaran menyebabkan mobilitas masyarakat meningkat signifikan, baik di jalur tol, arteri, stasiun, pusat perbelanjaan, tempat ibadah maupun lokasi wisata yang perlu mendapatkan priotas pengamanan.
"Sebanyak 6 titik utama pengamanan dan pelayanan disiapkan, yakni Pos Terpadu Citra Raya, Pos Yan Rest Area KM 43 dan KM 45, Pos Pam Pasar Gembong, Pos Pam Batavia Pasar Kemis, serta sejumlah pos pantau di lokasi wisata dan pusat keramaian," jelas Kapolres Andi M Indra Waspada.
Baca Juga: Kopi Decaf, Alternatif Ngopi Lebih Tenang Tanpa Takut Kafein Berlebih
Sebanyak 184 personel Polri per hari siap diterjunkan dengan dukungan sarana prasarana lengkap, termasuk ambulans, kendaraan patroli, CCTV, dan drone.
Polresta Tangerang juga siapkan layanan hotline 110 untuk respons cepat masyarakat terkait potensi kerawanan kriminalitas seperti: 3C (curanmor, curat, curas), premanisme, penimbunan bahan pokok, peredaran petasan dan miras, hingga potensi konflik sosial.
"Pengamanan difokuskan pada 1.071 masjid, 471 lokasi salat Id, 8 pusat perbelanjaan/pasar, 3 stasiun KAI, 5 terminal/pool bus, 2 rest area utama, serta jalur rawan macet dan kecelakaan," jelasnya.
Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Satpol PP, perwakilan KAI, pengelola Jalan Tol Jakarta–Merak, Jasa Raharja, serta instansi terkait lainnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








