Gempa Flores NTT, Korban Meninggal Bertambah Jadi 100 Orang

AKURAT JAKARTA – BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia gempa NTT kini mencapai 100 orang per Senin (24/8/2026).
Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan, peningkatan jumlah korban jiwa terjadi setelah sejumlah penanganan medis intensif terhadap pasien luka berat di fasilitas kesehatan tidak membuahkan hasil.
"Untuk jumlah meninggal, ini perlu kami tegaskan bahwa yang meninggal seratus ini adalah korban gempa yang semula luka berat, yang dirawat di fasilitas kesehatan tidak berhasil diselamatkan.
Baca Juga: Bukan Sekadar Ruang Kelas, Sekolah Bisa Jadi Jalan Anak Pulih dari Trauma Gempa
Semula di hari pertama, hari kedua ada 48 yang meninggal dunia, angka per hari ini total menjadi seratus," ujar Suharyanto dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Senin.
Selain korban jiwa, BNPB mencatat sebanyak 1.603 warga mengalami luka-luka dan 180.327 jiwa terpaksa mengungsi di berbagai titik penampungan.
Suharyanto menyayangkan proses penanganan darurat sempat terhambat maraknya desas-desus atau berita bohong mengenai ancaman tsunami susulan.
Isu tak bertanggung jawab tersebut memicu kepanikan warga hingga nekat mendirikan tenda pengungsian mandiri di area perbukitan yang sulit dijangkau petugas.
Ia memaparkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mencatat terjadi 6.409 kali gempa susulan hingga hari kedelapan pascabencana pukul 05.00 WIB, dengan gempa dirasakan sebanyak 139 kali dan magnitudo terbesar mencapai 6,2.
"Gempa susulan diproyeksikan masih terjadi hingga 3-4 minggu ke depan sampai lempeng bumi kembali stabil, namun trennya terus menurun.
Kami imbau masyarakat yang mengungsi mandiri karena takut isu tsunami susulan agar tidak percaya hoaks. Merujuklah pada informasi resmi BMKG," imbaunya.
Pemerintah dipastikan terus mendistribusikan pasokan logistik dan kebutuhan dasar ke titik-titik pengungsian terisolasi menggunakan kendaraan kecil hingga pengerahan personel berjalan kaki menembus perbukitan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




