Terima Kunjungan VKN PKN II Provinsi Lampung, Pemkab Tangerang Berbagi Strategi Kemandirian Fiskal - Kolaborasi Mitigasi Bencana

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang secara resmi menerima kunjungan Rombongan Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan 24 dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Lampung.
Acara penerimaan strategis ini berlangsung di Ruang Rapat Wareng, Gedung Kantor Bupati Tangerang, pada Kamis (10/09/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk memfasilitasi studi lapangan dan pembelajaran interaktif terkait tata kelola pemerintahan yang sukses.
Kolaborasi Strategis Antar-Daerah
Rombongan peserta terdiri dari 32 pemimpin strategis dari instansi pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Mereka hadir dengan didampingi oleh 2 Widyaiswara Ahli Utama serta 8 pendamping dari BPSDMD Lampung.
Kehadiran rombongan dari Pemprov Lampung tersebut disambut langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, yang hadir mewakili Bupati Tangerang.
Dalam sambutannya, Sekda Soma menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa bangga atas terpilihnya Kabupaten Tangerang sebagai lokus pembelajaran utama bagi VKN PKN II.
"Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami dapat menerima visitasi dari para pemimpin strategis bangsa dari Provinsi Lampung. Kelas teori itu penting, tetapi turun ke lapangan dan melihat dinamika secara nyata jauh lebih penting untuk mengasah kepekaan kepemimpinan kita," katanya.
Paparan Dinamika Wilayah dan Kemandirian Fiskal
Di hadapan para peserta visitasi, Sekda Soma memaparkan gambaran umum dinamika wilayah Kabupaten Tangerang yang saat ini mengalami perkembangan sangat pesat.
Kabupaten Tangerang memiliki luas wilayah sekitar 1.000 km² yang terbagi ke dalam 246 desa dan 28 kelurahan, serta diperkuat oleh lebih dari 12.000 RT/RW.
Saat ini, Kabupaten Tangerang dihuni oleh lebih dari 3,5 juta jiwa. Letaknya yang strategis dan berbatasan langsung dengan DKI Jakarta menjadikan wilayah ini sebagai pusat industri sekaligus kawasan pemukiman padat.
Pertumbuhan penduduknya bahkan mendekati angka 3% per tahun yang dipicu oleh faktor migrasi dan kelahiran.
Lebih lanjut, dalam hal pengelolaan keuangan daerah, Sekda mengungkapkan capaian luar biasa terkait kemandirian ekonomi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 25 Oktober 2026: Duel Sengit di PreZero Arena
- 8Prediksi Skor Hull City vs Brentford di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Tigers Hentikan Ketajaman The Bees?
- 9Kekurangan 464 Ribu Guru, CPNS 2027 Buka Peluang bagi Fresh Graduate
- 10Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih






