Jakarta

Munas III Makom Albab Tegaskan Dukungan Kemerdekaan Palestina dan Perdamaian Dunia

Yusuf Doank | 27 Oktober 2026, 11:34 WIB
Munas III Makom Albab Tegaskan Dukungan Kemerdekaan Palestina dan Perdamaian Dunia
Munas III Makom Albab menghasilkan rekomendasi strategis yang menyoroti isu geopolitik global.

AKURAT JAKARTA – Musyawarah Nasional (Munas) III Majelis Komunikasi Alumni Pesantren dan Lembaga Pendidikan Babakan Ciwaringin Cirebon (Makom Albab) menghasilkan rekomendasi strategis yang menyoroti isu geopolitik global.

Organisasi alumni pesantren ini secara tegas menyuarakan dukungan penuh terhadap perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina dan mendesak penghentian kekerasan di tingkat internasional.

Munas III yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026 di Cirebon tersebut mendorong pemerintah Indonesia untuk terus berperan aktif dalam diplomasi bilateral maupun multilateral demi melindungi warga sipil serta mewujudkan keadilan global.

Sikap ini dinilai sejalan dengan amanat konstitusi Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia dan kemanusiaan.

Selain menyuarakan isu Palestina dan keadilan global, forum lima tahunan ini merumuskan dua pilar rekomendasi lainnya. Makom Albab mendorong penguatan diplomasi peradaban berbasis nilai Islam rahmatan lil 'alamin yang moderat.

Sekaligus mendesak transformasi manajemen dan kemandirian ekonomi pesantren pascabentuknya Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama.

Ketiga rekomendasi tersebut dipandang saling berkaitan secara utuh. Pesantren yang mandiri diposisikan sebagai fondasi pemberdayaan masyarakat, sementara nilai Islam yang moderat memperkuat kehidupan berbangsa serta menopang komitmen kemanusiaan Indonesia di panggung dunia.

Di samping menetapkan rekomendasi organisasi, Munas III yang diikuti 119 peserta dan delegasi dari 13 Pengurus Cabang ini juga menetapkan Prof Dr H Waryono Abdul Ghafur MAg secara aklamasi sebagai Ketua Umum PP Makom Albab masa khidmat 2026–2031.

Guna melengkapi struktur organisasi ke depan, munas membentuk Tim Sembilan Formatur yang dipimpin langsung oleh Prof Waryono bersama Ketua Umum demisioner Kombes Pol (Purn) Dr Juhana Zulfan MM dan tujuh perwakilan cabang.

Tim ini bertugas menyusun kepengurusan baru untuk mengawal pelaksanaan seluruh keputusan munas selama lima tahun ke depan.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y