Jakarta

Tekan Polusi Udara, Transjakarta Bakal Mengonversi Armada Solar Jadi Berbasis Listrik

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 19 Agustus 2023, 13:10 WIB
Tekan Polusi Udara, Transjakarta Bakal Mengonversi Armada Solar Jadi Berbasis Listrik

AKURAT.CO - PT. Transportasi Jakarta (Transjakarta) bakal melakukan refrofit atau mengonversi armada solar menjadi berbasis baterai atau listrik.

Hal ini sebagai salah upaya untuk memperceoat elektrifikasi dan mengurangi emisi karbon.

"Untuk percepatan (elektrifikasi) beberapa pihak kita coba eksplor. istilahnya retrofitting. Jadi, diesel, sasis, dan karoserinya masih bisa digunakan, engine-nya diganti yang tadinya menggunakan solar, itu diganti dengan baterai," kata Direktur Utama PT. Transjakarta, Welfizon Yuza di Jakarta, Jumat (18/08).

Baca Juga: Transjakarta Targetkan 100 Bus Listrik Siap Mengaspal Akhir Tahun 2023

Ia menambahkan, dengan menggunakan refrotting biaya yang dikeluarkan relatif lebih murah dibandingkan dengan membeli armada bus listrik baru.

"Pengalaman di beberapa negara, ini salah satu inisiatif yang bisa mempercepat elektrifikasi dengan biaya yang relatif investment-nya lebih rendah, dibandingkan kita harus full mengganti armada dengan kendaraan listrik," ujar Welfizon.

"Bus listrik baru harganya lebih dari 5 miliar. Retrofitting bisa berkurang 40 persen," sambungnya.

Baca Juga: BPBD Kabupaten Tangerang Siagakan 20 Truk Tangki Air untuk Antisipasi Dampak El-Nino

Welfizon menerangkan, saat ini refrofit belum dikasanakan. Sebab, saat ini pihaknya masih mempelajari dan mencari perusahaan baik dalam maupun luar negeri untuk mitra pelaksana refrofit.

"Kita uji coba (retrofit), belum. Kita masih eksplor beberapa perusahaan yang menawarkan. Yang pasti yang jadi pertimbangan kita adalah yang punya success story," terang Welfizon.

"Ada perusahaan dari Jerman datang ke kita, katanya dia sudah melakukan itu di beberapa negara, terutama pengalaman mereka di Brand Mercy," ujarnya.

Baca Juga: Penanganan Kasus Kebakaran Hotel F2 Melawai yang Tewaskan 3 Orang Diambil Alih Polres Jaksel

"Ada juga perusahaan lokal, success storynya tapi di kendaraan pribadi. Sementara bus kan speknya beda," lanjutnya.

Lebih lanjut, Welfizon memaparkan pelaksanaan refrot ini ditargetkan akan mulai berjalan pada tahun 2024 dan dimulai dengan bus 12 meter.

"Tahun depan kita rencanakan sudah mulai program retrofittingnya. Tahun 2024 retrofit untuk kendaraan berukuran 12 meter, bus besar yang populasinya banyak. Karena yang dari Jerman itu bilang retrofitting bisa ekonomis kalau populasi busnya 100.
Lalu tahun 2025 itu mulai untuk kendaraan medium," paparnya.

Dikatakan Welfizon, PT. Transjakarta juga akan mendorong aspek regulasi untuk kendaraan refroffiting.

Ia berharap pada saat retrofitting dilakukan, umur armada bisa direset menjadi 0 lagi. Sebab, kata Welfizon, Perda membatasi umur bus beroperasi, yakni selama 10 tahun.

"Kita berharap ada aturan yang membolehkan bus bisa direset umurnya ketika retrofitting. Karena itu kan sasis dan karoserinya masih menggunakan yang lama tapi engine-nya yang kita ganti. Kita berharap umurnya dari 0 lagi," terang Welfizon

"Kalau misalnya ada bus di tahun ketujuh, terus di-retrofitting, kita berharap dari 0 lagi, jadi bisa dipakai 10 tahun ke depan. Kalau cuma menghabiskan sisa 3 tahunnya, ya menjadi tidak ekonomis," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.