Jakarta

Perayaan Hari Anak Nasional 2024, Heru Budi Ajak Anak Bijak Berinternet dengan Dampingan Orang Tua

Yasmina Nuha | 19 Juli 2024, 16:33 WIB
Perayaan Hari Anak Nasional 2024, Heru Budi Ajak Anak Bijak Berinternet dengan Dampingan Orang Tua

 

AKURAT JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyelenggarakan Festival Ekspresi Anak 2024

Dengan mengusung tema ‘Anak Cerdas, Berinternet Sehat’, acara ini jadi wujud perayaan Hari Anak Nasional 2024 yang dilaksanakan di Dufan, Ancol, Jakarta Utara, pada Kamis (18/7/2024).

Jumlah pesertanya yaitu 1.000 anak yang terdiri dari perwakilan forum anak di 38 provinsi, anak-anak DKI Jakarta, dan anak-anak perwakilan dari kelompok khusus penerima manfaat program.

Baca Juga: MERAPAT! TMII Gelar Parade Marching Band Anak dan Pawai Tabut Weekend Ini, Ada Promo Tiket Gratis untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Melalui acara ini, Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyampaikan, anak perlu diberikan ruang berekspresi dan berkembang dalam menggunakan internet dengan dampingan orang tua.

"Namun, tetap dengan pendampingan, bimbingan, dan batasan yang jelas dari orang tua, agar mereka tetap berada pada jalur positif," ujar Heru.

Heru juga menjelaskan, penting bagi orang tua untuk memastikan anak-anaknya menjadi pengguna internet dan media sosial yang bijak.

Baca Juga: Mewek, Jennifer Coppen Tulis Surat Cinta Untuk Dali Wassink Sehari Sebelum Ulang Tahun

"Mereka perlu mengecek kebenaran informasi, tetap menjaga etika dan tutur bahasa. Selain itu, memilih konten yang positif dan bermanfaat," katanya.

Terakhir, Heru juga berpesan agar anak Indonesia menjadi pribadi yang cerdas dan bersemangat, serta tidak ragu untuk bermimpi.

"Kepada anak-anakku, jadilah anak yang cerdas, bahagia, dan bersemangat. Jangan ragu untuk bermimpi, karena mimpi kalian adalah harapan bagi masa depan Indonesia," pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Menteri PPPA Bintang Puspayoga mengatakan, anak Indonesia merupakan generasi masa depan yang penuh potensi dengan tumbuh pada era teknologi dan internet.

"Dengan semua kecanggihan dan kesempatan yang ditawarkan internet, datang tanggung jawab besar untuk menggunakan teknologi dengan bijak dan bertanggung jawab," katanya.

Namun, lanjutnya, tidak semua anak dapat memanfaatkan perkembangan teknologi secara optimal dan banyak kasus penyalahgunaan internet oleh anak, seperti adiksi gawai dan game online.

"Oleh karena itu, kita semua, baik anak-anak maupun dewasa, perlu bergandengan tangan untuk meningkatkan kecerdasan digital untuk menjadi salah satu benteng digital di ranah daring," jelasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y