Jelang Idul Fitri, Legislator Golkar Dorong Pemprov DKI Rutin Sidak ke Pasar dan Minimarket

AKURAT JAKARTA - Bulan Ramadan dan jelang Idul Fitri, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Andri Santosa sidak ke sejumlah pasar tradisional dan pasar yang dikelola Pasar Jaya.
Lokasi Sidak itu antara lain, Pasar Ganefo di Cengkareng dan Pasar Tradisional Rawalele Kalideres, Jakarta Barat, belum lama ini.
sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta itu mengatakan sidak dilakukan bertujuan mengecek langsung harga komoditas kebutuhan pokok di pasar.
“Di lapangan, jangan sampai nasib rakyat dipermainkan. Kalau ada yang nimbun, curang, harus segera ditindak. Kita tidak ada toleransi dengan kecurangan,” ujar Andri dalam keterangan tertulis.
Sidak sekaligus melihat sejauh mana peran BUMD Pangan DKI Jakarta, yaitu PT. Food Station dan PT. Dharma Jaya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Pasalnya, sejak memasuki bulan Ramadan hingga jelang Idul Fitri, permintaan konsumen meningkat hingga 30 persen.
Baca Juga: Legislator Golkar Ajak Warga Jakarta Manfaatkan Aplikasi JAKI untuk Pantau Kondisi Banjir
“Tugas kita adalah melakukan pengawasan serta menjaga keseimbangan supply dan demand,” ungkap Andri.
Dia meminta pemerintah memastikan stok pangan mencukupi. Terutama saat Ramadan dan Idul Fitri.
“Sangat penting menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok agar masyarakat dapat menjalani bulan suci dengan lancar tanpa adanya beban ekonomi tambahan,” katanya.
Dalam kesgiatan tersebut, satu hal yang menjadi perhatian Andri adalah temuan penjualan produk Minyakkita melebihi harga eceran tertinggi (HET).
Minyakkita sesuai HET sebesar Rp.15.700 per liter. Kenyataannya, pedagang di dua pasar tersebut menjual dengan harga antara Rp. 16.500-17.500 per liter.
Tak hanya itu, Andri juga menemukan penjualan minyak yang tidak sesuai dengan keterangan di kemasan.
Di dua pasar yang menjadi lokasi Sidak itu, kata Andri, tidak ditemukan adanya produk Food Station dan Dharma Jaya yang sejatinya berfungsi menjaga stabilitas harga serta keterjangkauan daya beli masyarakat.
Padahal, sesuai amanat peraturan daerah, BUMD Pangan Jakarta harus berperan serta menjaga stabilitas harga dan stok.
Oleh sebab itu, Andri mengimbau pemerintah daerah rutin melakukan Sidak ke pasar tradisional maupun minimarket yang menyediakan kebutuhan bahan pokok masyarakat.
“Untuk memastikan ketersediaan dan harga bahan pangan sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah,. Sehingga tidak membebani pedagang maupun konsumen,” tutur dia.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Kekurangan 464 Ribu Guru, CPNS 2027 Buka Peluang bagi Fresh Graduate
- 10Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih




