Lepas 26.000 Peserta Mudik Gratis 2025 Pemprov DKI Jakarta, Gubernur Pramono: Jika Ada Pungli, Laporkan!

AKURAT JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyoroti masalah pungutan liar (pungli) yang kerap terjadi selama musim mudik lebaran Idul fitri.
Pramono meminta warga yang menemukan atau kena pungli, harap segera lapor. Bisa lewat aplikasi atau ke Posko Pengaduan.
Hal tersebut disampaikannya Pramono saat melepas keberangkatan 26.000 peserta Mudik Gratis 2025 di lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (27/3/2025).
Baca Juga: Pernah Diisukan Dekat, Sohee Wonder Girls Jadi Salah Satu Idol yang Dituding Jadi Selir Kim Soo Hyun
Pramono menegaskan, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dan Kejaksaan, berkomitmen untuk memberantas pungli.
Karena itu, ia meminta masyarakat untuk melaporkan jika menemukan praktik pungli.
"Kalau ada pungli maka harus dilaporkan. Laporannya bisa ke petugas setempat atau melalui aplikasi yang dimiliki oleh Pemerintah Jakarta, yaitu di aplikasi sistem informasi pengaduan pungutan liar," ujar Pramono.
"Atau melalui unit pemberantasan pungutan yang ada di setiap pos yang disiapkan oleh Pemerintah Jakarta," imbuhnya.
Politikus PDIP itu mengatakan, pihaknya secara khusus memperhatikan terkait pungli ini. Sebab, dia melihat permasalahan pungli ini sudah sangat mengakar.
Dengan itu, Pemprov Jakarta bekerja sama dengan pihak kepolisian dan penegak hukum untuk mengatasi permasalahan pungli ini.
"Kenapa pungli ini menjadi hal yang secara Khusus saya sampaikan? Karena saya melihat di mana-mana permasalahan pungli ini. Kalau tidak ditangani secara serius, akan menjadi gejala ke mana-mana," katanya.
"Dan pemerintah Jakarta secara khusus di-support oleh Polda, Pangdam, dan Kejaksaan. Kami secara terbuka menentang dan melawan pungli ini," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pramono juga menyinggung soal pendatang baru yang biasanya marak usai lebaran.
Pramono menegaskan, Jakarta terbuka bagi siapa pun yang ingin mengadu nasib. Namun mereka harus memiliki kemampuan dan identitas kependudukan yang jelas.
Karena itu, nantinya Dinas Dukcapil akan melakukan pendataan administrasi terhadap warga pendatang.
"Siapapun yang nanti akan ke Jakarta dan ingin bekerja di Jakarta, Dukcapil secara administrasi akan mendata yang bersangkutan," tukasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 25 Oktober 2026: Duel Sengit di PreZero Arena
- 8Prediksi Skor Hull City vs Brentford di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Tigers Hentikan Ketajaman The Bees?
- 9Kekurangan 464 Ribu Guru, CPNS 2027 Buka Peluang bagi Fresh Graduate
- 10Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih



