Cegah Penumpukan Kendaraan, Gubernur Pramono Ajak Warga Naik Transportasi Umum Saat Malam Tahun Baru 2026

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengimbau masyarakat untuk menggunakan transportasi umum saat menghadiri perayaan malam Tahun Baru 2026 di sejumlah titik di Jakarta.
Imbauan ini disampaikan untuk mencegah penumpukan kendaraan dan kemacetan di kawasan pusat perayaan.
Pramono menjelaskan, perayaan Tahun Baru 2026 akan dipusatkan di delapan titik di Jakarta, di antaranya Bundaran HI, Kota Tua, Lapangan Banteng, dan kawasan FX Sudirman.
"Supaya tidak ada penumpukan, kami menyarankan masyarakat yang akan hadir di Bundaran HI, Kota Tua, Lapangan Banteng, dan FX untuk menggunakan transportasi publik. Transportasi publik kita sudah sangat baik," kata Pramono.
Selain itu, kata Pramono, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak menyediakan kantong parkir di sekitar Bundaran HI.
Karena itu, masyarakat diharapkan tidak menggunakan kendaraan pribadi menuju lokasi perayaan.
Untuk mendukung mobilitas warga, Pramono memastikan seluruh layanan transportasi publik di Jakarta akan beroperasi hingga pukul 02.00 WIB.
"Transportasi publik akan beroperasi sampai jam dua pagi. Aktivitas transportasi berjalan normal sampai jam dua pagi," ujarnya.
Terkait penerapan car free night, politikus PDIP itu menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukanlah car free night secara formal.
Namun, mulai pukul 18.00 WIB, akan dilakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah jalan protokol utama yang menjadi lokasi perayaan malam tahun baru.
"Mulai jam enam sore, di beberapa titik dan jalan protokol utama yang ada kegiatan Tahun Baru, sudah tidak bisa lagi menggunakan kendaraan pribadi. Semua diharapkan menggunakan kendaraan umum," tegasnya.
Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengurangi jumlah titik perayaan Tahun Baru 2026, dari sebelumnya 14 titik menjadi 8 titik.
Di mana untuk titik utama perayaan tahun ini akan dilaksanakan di Bundaran HI. Sementara, Monumen Nasional (Monas) yang selama ini menjadi tradisi tidak lagi dijadikan titik perayaan.
"Titik utama ada di Bundaran HI yang akan dihadiri Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (22/12/2025).
8 titik tersebut yakni Lapangan Banteng, kawasan M.H. Thamrin, Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas, Semanggi, kawasan SCBD, hingga FX Sudirman. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs NEC Nijmegen di UEL, 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Beruntun
- 2Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 3Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 5Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 6Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 7Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 8Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




