Politisi Golkar Sardy Wahab Desak Pembangunan Rumah Korban Bencana Aceh Dikelola Desa

AKURAT JAKARTA — Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Golkar, Sardy Wahab, meminta pemerintah pusat untuk mengubah pola penyaluran bantuan pembangunan rumah bagi korban bencana di Aceh.
Dia menilai, pelibatan perangkat desa dan masyarakat secara langsung akan jauh lebih efektif dan transparan dibandingkan menyerahkannya kepada pihak ketiga.
Sardy menyoroti rencana bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) senilai Rp 60 juta per unit bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir dan longsor.
Baca Juga: Politisi Golkar Sardi Wahab Dampingi Mendagri Percepat Pemulihan Bencana di Aceh
Menurutnya, skema swakelola oleh warga adalah kunci agar kualitas bangunan sesuai dengan harapan.
"Pengelolaannya sebaiknya diserahkan kepada kepala desa dan melibatkan warga kampung. Hal ini penting agar penggunaan anggaran bisa diawasi bersama oleh masyarakat setempat," kata Sardy dalam keterangannya.
Langkah ini diusulkan Sardy bukan tanpa alasan. Berkaca pada pengalaman rehabilitasi pascatsunami Aceh 2004, banyak rumah yang dibangun oleh kontraktor dinilai tidak layak dan tidak sebanding dengan anggaran yang dikucurkan.
Baca Juga: Politikus Golkar Dorong Edukasi Inklusif untuk Meredam Potensi Tawuran Antarwarga
"Kuat dugaan di masa lalu biaya pembangunan hanya separuh dari nilai bantuan yang dialokasikan. Kita tidak ingin kekecewaan masyarakat terulang kembali di tengah duka bencana ini," tegas Sardy yang merupakan putra asli Aceh Tengah ini.
Dorong Pemulihan Ekonomi Petani Bencana di wilayah Aceh Tengah, khususnya di Kecamatan Bintang, tidak hanya menghancurkan puluhan rumah warga, tetapi juga melumpuhkan sektor pertanian yang menjadi tumpuan hidup. Lahan kopi dan cabai milik warga dilaporkan hancur diterjang arus.
Oleh karena itu, Sardy mendesak pemerintah untuk memberikan bantuan stimulan bagi para petani guna memulihkan roda perekonomian keluarga. Selain itu, perbaikan infrastruktur jalan dan pasokan listrik harus menjadi prioritas utama.
"Jalur darat adalah urat nadi masyarakat. Alat berat dan pasokan solar harus segera disiagakan di lokasi karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak," pungkasnya.
Sebagai wujud nyata kepedulian, Fraksi Golkar bersama elemen di DPRD DKI juga terus bergerak menggalang donasi kemanusiaan guna meringankan beban para korban bencana di wilayah Sumatra. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 2Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 3Prediksi Skor Newcastle United vs Hull City di Premier League, 19 September 2026: Misi The Magpies Bangkit dari Kekalahan Telak
- 4Prediksi Skor Stuttgart vs Borussia Dortmund di Bundesliga, 19 September 2026: Bisakah Die Roten Hentikan Laju BVB?
- 5Prediksi Skor Celta Vigo vs Racing Santander di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Celestes Raih Kemenangan Perdana?
- 6Prediksi Skor Venezia vs Lazio di Serie A, 20 September 2026: Mampukah Biancocelesti Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Deportivo Alaves di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Leones Balas Kekalahan Musim Lalu?
- 8Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Ligue 1, 20 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Belum Terkalahkan
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



