Jakarta

Cegah Penumpukan Kendaraan, ​Gubernur Pramono Ajak Warga Naik Transportasi Umum Saat Malam Tahun Baru 2026

Yasmina Nuha | 30 Desember 2025, 15:10 WIB
Cegah Penumpukan Kendaraan, ​Gubernur Pramono Ajak Warga Naik Transportasi Umum  Saat Malam Tahun Baru 2026

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengimbau masyarakat untuk menggunakan transportasi umum saat menghadiri perayaan malam Tahun Baru 2026 di sejumlah titik di Jakarta.

Imbauan ini disampaikan untuk mencegah penumpukan kendaraan dan kemacetan di kawasan pusat perayaan.

Pramono menjelaskan, perayaan Tahun Baru 2026 akan dipusatkan di delapan titik di Jakarta, di antaranya Bundaran HI, Kota Tua, Lapangan Banteng, dan kawasan FX Sudirman.

Baca Juga: Gubernur Pramono Serahkan Bantuan Pemutihan Ijazah Tahap V Kepada 2.753 Orang, Ada yang Ijazahnya Tertahan Selama 17 Tahun

"Supaya tidak ada penumpukan, kami menyarankan masyarakat yang akan hadir di Bundaran HI, Kota Tua, Lapangan Banteng, dan FX untuk menggunakan transportasi publik. Transportasi publik kita sudah sangat baik," kata Pramono.

Selain itu, kata Pramono, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak menyediakan kantong parkir di sekitar Bundaran HI.

Karena itu, masyarakat diharapkan tidak menggunakan kendaraan pribadi menuju lokasi perayaan.

Untuk mendukung mobilitas warga, Pramono memastikan seluruh layanan transportasi publik di Jakarta akan beroperasi hingga pukul 02.00 WIB.

"Transportasi publik akan beroperasi sampai jam dua pagi. Aktivitas transportasi berjalan normal sampai jam dua pagi," ujarnya.

Baca Juga: Ribuan Buruh Jawa Barat Demo di Silang Monas, Tuntut Gubernur KDM Kembalikan UMSK 2026 Sesuai Usulan Bupati dan Wali Kota

Terkait penerapan car free night, politikus PDIP itu menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukanlah car free night secara formal.

Namun, mulai pukul 18.00 WIB, akan dilakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah jalan protokol utama yang menjadi lokasi perayaan malam tahun baru.

"Mulai jam enam sore, di beberapa titik dan jalan protokol utama yang ada kegiatan Tahun Baru, sudah tidak bisa lagi menggunakan kendaraan pribadi. Semua diharapkan menggunakan kendaraan umum," tegasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengurangi jumlah titik perayaan Tahun Baru 2026, dari sebelumnya 14 titik menjadi 8 titik.

Di mana untuk titik utama perayaan tahun ini akan dilaksanakan di Bundaran HI. Sementara, Monumen Nasional (Monas) yang selama ini menjadi tradisi tidak lagi dijadikan titik perayaan.

"Titik utama ada di Bundaran HI yang akan dihadiri Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (22/12/2025).

Baca Juga: Prediksi Skor Manchester United vs Wolverhampton di Premier League, 31 Desember 2025: Mampukah The Red Devils Amankan Poin Penuh vs Tim Juru Kunci?

8 titik tersebut yakni Lapangan Banteng, kawasan M.H. Thamrin, Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas, Semanggi, kawasan SCBD, hingga FX Sudirman. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.