26.247 Penerima KJP Masih Diverifikasi Ulang, Gubernur Pramono Tegaskan Tak Otomatis Dicoret

AKURAT JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan sebanyak 26.247 penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tengah menjalani verifikasi ulang.
Namun, Pramono menegaskan mereka tidak otomatis dicoret dari daftar penerima bantuan pendidikan.
Pramono mengatakan, verifikasi dilakukan setelah adanya pencocokan data yang menemukan sejumlah hal yang perlu diklarifikasi pada penerima KJP yang masuk dalam kelompok desil 1-5.
"Yang 26.247 itu sedang diverifikasi," kata Pramono kepada wartawan di Taman Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah indikator yang memicu verifikasi antara lain kepemilikan kendaraan roda empat, rumah dengan nilai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di atas Rp1 miliar, serta adanya anggota keluarga yang berstatus aparatur sipil negara (ASN).
Meski demikian, Pramono menegaskan temuan tersebut belum bisa menjadi dasar untuk langsung menghentikan bantuan. Pemprov DKI masih harus memastikan kondisi sebenarnya dari masing-masing penerima.
Mantan Sekretaris Kabinet RI itu mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan KJP tepat sasaran.
Di sisi lain, keluarga yang memang berada dalam kategori tidak mampu tetap harus mendapatkan bantuan pendidikan.
"Kalau memang dia desil 1 sampai 5 dan memang tidak mampu, jangan sampai dicoret," tegasnya.
Menurut Pramono, penerima yang terbukti memiliki kemampuan ekonomi memadai semestinya tidak lagi menjadi penerima bantuan yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.
"Kalau memang dia mampu, ya harus menyelesaikan sendiri," ujarnya.
Pemprov DKI sebelumnya menetapkan 661.209 siswa sebagai penerima KJP Plus tahap kedua 2026 pada gelombang pertama.
Penyaluran dilakukan dalam dua gelombang untuk mengantisipasi perubahan data serta memastikan siswa yang memenuhi kriteria tidak kehilangan hak mendapatkan bantuan pendidikan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Bochum vs Mainz 05 di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Menghentikan Dominasi Tim Bundesliga?
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Hamburger SV vs Eintracht Frankfurt di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Duel Dua Tim dengan Pertahanan Rapuh
- 5Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 6Prediksi Skor Sonnenhof Grossaspach vs Augsburg di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Die Fuggerstadter
- 7Prediksi Skor Borussia Dortmund vs Werder Bremen di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Mampukah BVB Mempertahankan Dominasi?
- 8Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







