Jakarta

Gubernur Pramono Ungkap Alasan Kirim 29 Pelajar Terjaring Ikut Demo DPR ke Barak TNI, Ini Katanya!

M Rahman Akurat | 10 September 2026, 14:14 WIB
Gubernur Pramono Ungkap Alasan Kirim  29 Pelajar Terjaring Ikut Demo DPR ke Barak TNI, Ini Katanya!
Gubernur DKI, Pramono Anung

AKURAT JAKARTA – Sebanyak 29 pelajar Jakarta yang terjaring dalam aksi demontrasi DPR RI pada 27 Agustus 2026 mengikuti program pembekalan bela negara di barak TNI.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menilai bahwa program tersebut dapat membuat para pelajar lebih menghargai dan menyayangi negara.

Pramono mengatakan, program pembekalan bela negara tersebut merupakan kegiatan yang dilakukan Kementerian Pertahanan bersama Polda Metro Jaya.

"Jadi ada program yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan bersama dengan Polda Metro Jaya untuk memberikan pelatihan bela negara," kata Pramono di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga: Prediksi Skor Fenerbahce vs AS Roma di UCL, 10 September 2026: Mampukah Giallorossi Curi Poin Penuh di Istanbul?

Menurutnya, program tersebut tidak hanya diikuti pelajar dari Jakarta. Sejumlah daerah di sekitar Jakarta seperti Tangerang, Bekasi, Tangerang Selatan, Bogor, dan Depok juga mengirimkan pelajar untuk mengikuti kegiatan tersebut.

"Dari Jakarta sendiri yang diberangkatkan awalnya 29 pelajar, tetapi yang mengikuti program itu 27 (orang)," ujarnya.

Pramono menilai, pembekalan bela negara merupakan program yang baik untuk para pelajar. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menanamkan rasa cinta terhadap negara.

"Menurut saya, program ini menjadi baik karena apa? Untuk membuat terutama para pelajar itu lebih menghargai, menyayangi terhadap negaranya sendiri," kata Pramono.

Meski mendukung program tersebut, politikus PDIP itu mengatakan rincian mengenai pelaksanaan pembekalan berada di bawah kewenangan Kementerian Pertahanan dan Polda Metro Jaya.

"Sehingga dengan demikian kalau mengenai program detailnya, karena ini yang melakukan adalah Kementerian Pertahanan dan Polda Metro Jaya, tolong ditanyakan pada instansi yang melakukan pendidikan," tuturnya.

Baca Juga: 29 Pelajar Jakarta yang Ditangkap Polisi Saat Demo DPR pada 27 Agustus, Dikirim ke Barak TNI di Sentul

Sebelumnya, sebanyak 29 pelajar asal Jakarta terjaring Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Metro Jaya dalam aksi demonstrasi DPR RI pada 27 Agustus 2026 lalu.

Mereka dikirim ke barak TNI untuk mengikuti pembekalan bela negara di Sentul, Bogor, Jawa Barat sejak 5 September hingga 14 September 2026.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana, mengatakan, keikutsertaan puluhan pelajar tersebut merupakan tindak lanjut surat Ditres PPA dan PPO Polda Metro Jaya Nomor B/397/IX/OTL.4./2026/Ditres PPA dan PPO tertanggal 2 September 2026.

Surat tersebut berkaitan dengan koordinasi Polda Metro Jaya bersama Kementerian Pertahanan melalui program Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) terhadap anak berhadapan dengan hukum (ABH) yang terjaring Polda Metro Jaya dalam konteks unjuk rasa 27 Agustus.

Baca Juga: 29 Pelajar Jakarta yang Ditangkap Polisi Saat Demo DPR pada 27 Agustus, Dikirim ke Barak TNI di Sentul

"Untuk kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang Polda Metro Jaya yang merupakan koordinasi antara Polda Metro Jaya dengan Kementerian Pertahanan melalui program Korps Kadet Republik Indonesia terhadap ABH yang terjaring oleh Polda Metro Jaya pada unras 27 Agustus kemarin," kata Nahdiana dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.