Jakarta

Gubernur Pramono Tegaskan JIS Tetap Jadi Kandang Utama Persija, Konser Musik Bakal Dibatasi

Laode Akbar | 3 November 2026, 19:58 WIB
Gubernur Pramono Tegaskan JIS Tetap Jadi Kandang Utama Persija, Konser Musik Bakal Dibatasi
Jakarta International Stadium (JIS)

AKURAT JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan Jakarta International Stadium (JIS) tetap menjadi kandang utama Persija Jakarta meskipun stadion tersebut diminati banyak penyelenggara untuk menggelar konser musik.

Pramono mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membatasi penyelenggaraan konser di JIS agar tidak mengganggu fungsi utama stadion sebagai markas klub sepak bola kebanggaan warga Jakarta tersebut.

"JIS tetap sebagai kandang utamanya Persija, supaya ini juga tidak diartikan macam-macam," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (2/11/2026).

Baca Juga: Dua BUMN Buka Magang hingga 5 November 2026, Cek Posisi dan Syaratnya

Ia menjelaskan, salah satu hal yang menjadi perhatian dalam penggunaan JIS untuk kegiatan nonolahraga adalah kondisi rumput stadion setelah digunakan untuk konser.

Menurut Pramono, saat ini rumput JIS sudah dapat kembali digunakan untuk pertandingan sepak bola maksimal dua minggu setelah penyelenggaraan konser.

Ia mencontohkan kritik yang sebelumnya disampaikan pemain Persija, Rizky Ridho, dan pelatih Persija, Shin Tae Yong (STY), terkait kondisi rumput JIS setelah digunakan untuk konser.

Pramono menjelaskan, kritik tersebut muncul ketika kondisi rumput baru memasuki satu minggu setelah pelaksanaan konser.

"Dan sekarang ini sudah ada jaminan bahwa dua minggu dari konser pasti sudah bisa digunakan untuk pertandingan," ujarnya.

Dengan adanya jaminan tersebut, Pramono menyebut Pemprov DKI Jakarta tetap membuka peluang bagi penyelenggara konser yang ingin menggunakan JIS. Namun, tidak semua permintaan penggunaan stadion akan disetujui.

"Termasuk konser-konser yang sekarang ini banyak yang ingin menggunakan JIS, tentunya kami akan melakukan pembatasan, enggak semua konser bisa dilakukan, karena apa pun, saya tetap meminta kepada JakPro bahwa JIS adalah kandangnya Persija," tutur Pramono.

Selain pembatasan konser, Pemprov DKI Jakarta juga tengah memproses rencana penetapan hak penamaan atau naming rights JIS.

Mantan Sekretaris Kabinet RI itu menyebut keputusan mengenai naming rights stadion tersebut akan segera ditetapkan.

Namun, ia belum bersedia mengungkapkan pihak-pihak yang tertarik mendapatkan hak penamaan JIS.

"Iya, kalau di-spill ketahuan. Tapi intinya bahwa begini, JIS tetap sebagai kandang utamanya Persija," tukas Pramono. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y