Jakarta

Resep Wajik Gula Merah Khas Jawa Tengah yang Legit dan Gurih

Sastra Yudha | 27 September 2023, 23:19 WIB
Resep Wajik Gula Merah Khas Jawa Tengah yang Legit dan Gurih

AKURAT JAKARTA - Kue Wajik terkenal dari Jawa Tengah. Sebenarnya di beberapa daerah lain juga ada kue sejenis yang berbahan dasar ketan ini. Namun memiliki sebutan yang berbeda-beda di setiap daerah.

Kue wajik termasuk dalam kategori jajanan basah. Wajik umumnya dibuat dengan tambahan gula merah, sehingga didapatkan warna gelap kecoklatan.

Tekstur lembut dan rasanya yang legit jadi ciri khas wajik, yang bikin jajanan tradisional ini banyak digemari.

Menggunakan santan sebagai salah satu bahan utama, wajik juga banyak digemari karena rasa gurihnya.

Baca Juga: Artis Sonny Tulung Dilaporkan ke Polisi atas Tuduhan Pencemaran Nama Baik

Selain jadi sajian khas pernikahan, wajik juga kerap dihidangkan dalam acara lainnya, seperti arisan, lebaran dan lain-lainnya.

Jajanan pasar satu ini juga gampang ditemui sehari-hari. Cara bikinnya juga nggak ribet. Kalian bisa coba bikin sendiri di rumah.

Selain wajik gula merah, kalian juga bisa bikin variasi lainnya. Seperti wajik gula aren, wajik pandan, wajik nanas, ataupun yang kekinian seperti wajik coklat, wajik tiramisu dan wajik taro.

Baca Juga: Madani International Film Festival (Madani IFF) 2023 Segera Digelar di Sejumlah Lokasi, Catat Tanggalnya

Nah, berikut ini resep wajik gula merah yang sederhana dan enak.

Bahan-bahan:

- 2,5 liter ketan
- 300 ml air mendidih untuk mengaron ketan nanti
- 1250 gr gula merah
- 7 gelas belimbing santan dari 2 butir kelapa
- 5 sdm gula pasir
- Garam secukupnya
- Daun pandan
- 100 gr jahe parut, peras airnya

 

 

Cara membuat:

  1. Cuci bersih ketan, rendam selama minimal 2 jam.
  2. Cuci bersih ketan, lalu kukus atau kekal beras di atas dandang selama 20 menit.
  3. Angkat ketan, aduk dengan secangkir air panas mendidih tadi, aduk rata. 
  4. Lihat konsistensi ketan. Kukus kembali selama 30 menit.
  5. Selama mengukus masak santan, gula merah, gula pasir, garam, air jahe, dan daun pandan hingga gula menyusut, dan gula menjadi terasa berat.
  6. Masukkan ketan, aduk rata kembali, masak hingga adonan tidak lengket di tangan.
  7. Bila sudah tidak menempel tandanya sudah kalis, siap diangkat dan dicetak.
    Gunakan loyang yang dialasi daun pisang, jika menggunakan cetakan, oles dengan sedikit minyak, cetak hingga rata, dan padatkan.
  8. Diamkan semalaman supaya kenyal dan legit.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.