Jangan Panik, Ini Langkah-langkah yang Harus Diambil Ketika Terinfeksi Monkeypox atau Cacar Monyet

AKURAT JAKARTA - Jika Anda tertular monkeypox atau menduga telah terinfeksi, penting untuk mengambil langkah-langkah segera untuk mengurangi penyebaran infeksi dan mendapatkan perawatan yang tepat.
Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan:
1. Segera Cari Bantuan Medis
Baca Juga: Ide Bekal Anak Sekolah, Resep Cimol Kentang Nikmat Sebagai Pengganti Nasi
- Hubungi Dokter atau Petugas Kesehatan: Jika Anda mengalami gejala yang mirip dengan monkeypox, seperti demam, sakit kepala, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri otot, kelelahan, dan ruam kulit yang berkembang menjadi lesi, segera hubungi dokter atau fasilitas kesehatan terdekat. Mereka dapat melakukan tes diagnostik untuk mengonfirmasi infeksi monkeypox.
- Jelaskan Gejala Anda: Berikan informasi lengkap tentang gejala yang Anda alami, termasuk kapan gejala mulai muncul dan jika Anda memiliki riwayat kontak dengan orang atau hewan yang terinfeksi.
2. Isolasi Diri
- Hindari Kontak Dekat dengan Orang Lain: Isolasi diri di rumah untuk mencegah penyebaran virus ke orang lain. Hindari kontak dekat dengan anggota keluarga atau orang lain hingga Anda tidak lagi menular.
- Gunakan Kamar dan Kamar Mandi Terpisah: Jika memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang terpisah dari anggota keluarga lainnya. Jika tidak mungkin, disinfeksi area yang digunakan bersama secara teratur.
- Hindari Kontak dengan Hewan Peliharaan: Hewan juga dapat terinfeksi monkeypox, jadi batasi kontak dengan hewan peliharaan Anda.
Baca Juga: 6 Minuman Pagi Hari yang Ampuh Bakar Lemat di Perut
3. Terapkan Praktik Kebersihan yang Baik
- Cuci Tangan Secara Teratur: Cuci tangan Anda dengan sabun dan air mengalir selama setidaknya 20 detik, terutama setelah menyentuh lesi kulit atau setelah menggunakan kamar mandi.
- Hindari Menyentuh Wajah: Hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan tangan yang tidak bersih.
- Gunakan Masker dan Sarung Tangan: Saat merawat diri sendiri atau orang lain yang terinfeksi, gunakan masker dan sarung tangan sekali pakai untuk mengurangi risiko penularan.
4. Perawatan Gejala
- Minum Obat Penghilang Nyeri: Obat seperti paracetamol atau ibuprofen dapat membantu mengurangi demam dan nyeri.
- Jaga Kesehatan Kulit: Hindari menggaruk lesi kulit untuk mencegah infeksi sekunder. Jaga lesi tetap bersih dan kering. Anda dapat menggunakan pembalut steril untuk menutupi lesi jika diperlukan.
- Perbanyak Istirahat dan Minum Cairan: Beristirahatlah dengan cukup dan minum banyak cairan untuk membantu tubuh Anda melawan infeksi.
Baca Juga: Apa Itu Monkeypox, Simak Gejalanya dan Cara Pencegahannya
5. Disinfeksi dan Kebersihan Rumah
- Cuci Pakaian dan Linen Secara Terpisah: Cuci pakaian, handuk, dan linen tempat tidur yang digunakan oleh orang yang terinfeksi secara terpisah dari pakaian orang lain. Gunakan air panas dan deterjen untuk mencuci, dan keringkan menggunakan pengering panas jika memungkinkan.
- Bersihkan dan Disinfeksi Permukaan: Bersihkan dan disinfeksi permukaan yang sering disentuh seperti pegangan pintu, sakelar lampu, dan permukaan meja dengan disinfektan rumah tangga.
6. Komunikasikan dengan Orang-Orang yang Mungkin Terkena Paparan
- Informasikan Kontak Terdekat: Beritahu orang-orang yang pernah berhubungan dekat dengan Anda selama periode penularan, agar mereka dapat memantau gejala dan mencari saran medis jika diperlukan.
Baca Juga: GEMES! Yuk Lihat Alpaka dan Walabi, Dua Satwa Baru di Samudra Ancol Jakarta Utara
7. Patuhi Instruksi dan Pedoman Kesehatan Masyarakat
- Ikuti Nasihat dari Otoritas Kesehatan: Otoritas kesehatan setempat mungkin memiliki pedoman khusus tentang isolasi, perawatan, dan tindakan pencegahan lainnya. Pastikan Anda mengikuti semua instruksi dan pedoman ini.
8. Pertimbangkan Vaksinasi
- Vaksinasi Paska Pajanan: Dalam beberapa kasus, orang yang terpapar virus monkeypox mungkin direkomendasikan untuk menerima vaksin cacar (smallpox) sebagai tindakan pencegahan. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengetahui apakah Anda memerlukan vaksinasi.
Baca Juga: Cara Menghilangkan Bau Ketek Biar Gak Viral Kaya Isu Erina Gudono
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat membantu mengelola gejala monkeypox dan mencegah penyebaran virus ke orang lain.
Jika gejala Anda memburuk atau jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang pengobatan atau perawatan, jangan ragu untuk menghubungi profesional medis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









