Viral Sekolah Pencuri di Desa-desa Terpencil Melatih Anak-anak Melakukan Tindak Kriminal, Biaya Sekolah hingga Rp55 Juta

AKURAT JAKARTA - Tiga desa terpencil di India yakni Kadia, Gulkhedi, dan Hulkhedi yang terletak sekitar 120 km dari ibu kota negara bagian Bhopal dilaporkan menjadi tempat pembibitan bagi para penjahat muda.
Tak hanya itu saja, sekolah ini juga mendapat dukungan orang tua yang benar-benar membayar 'biaya sekolah' sebesar 200.000 hingga 300.000 rupee (atau sekitar Rp37.038.120 hingga Rp55.557.180).
Biaya tersebut dibayarkan guna untuk melatih keterampilan anak seperti mencopet dan menjambret tas di tempat-tempat ramai, melakukan perampokan, pencurian rekening bank, menghindari polisi, dan bahkan bertahan dari pemukulan jika ditangkap.
'Sekolah Pencuri' ini telah menghasilkan beberapa penjahat paling terkenal dalam sejarah India, sehingga mereka dicari oleh keluarga miskin dan kurang berpendidikan yang tidak dapat memberikan anak-anak mereka pendidikan yang layak.
Setelah bertemu dengan para pemimpin geng dan membayar biaya sekolah yang diwajibkan, para orang tua menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah kejahatan selama satu tahun untuk memperoleh berbagai keterampilan dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan kriminal.
Setelah lulus dan bergabung dengan geng, keluarga siswa menerima pembayaran tahunan sebesar 300.000 hingga 500.000 rupee dari para pemimpin geng atas jasa mereka.
Kejahatan sudah mengakar kuat di desa-desa terpencil ini, dan meskipun polisi tahu tentang aktivitas yang terjadi di sana, mereka tidak dapat berbuat banyak, karena masyarakat akan selalu melindungi geng-geng tersebut.
Mereka curiga terhadap orang asing dan akan berhadapan dengan petugas polisi jika mereka mencoba menangkap salah satu dari mereka.
“Ketika kami harus mendatangi desa-desa ini, kami mengerahkan pasukan dari beberapa kantor polisi untuk menangkap para terdakwa,” kata Ramkumar Bhagat, Inspektur kantor polisi Boda, kepada NDTV .
“Para penjahat ini sangat terlatih dalam pencurian tas, pencurian bank, dan kejahatan lainnya, sering kali menggunakan anak di bawah umur 17 tahun untuk melakukan aksinya. Sebagian besar pencurian dilakukan oleh anak di bawah umur, sehingga semakin sulit untuk memerangi budaya kriminal yang sudah mengakar ini," imbuhnya.
Anak-anak yang menjalani pelatihan di sekolah pencuri pedesaan ini berasal dari keluarga miskin, tetapi mereka diajarkan untuk berbaur dengan keluarga kaya agar dapat mencuri dari mereka. Mereka sering menyusup ke acara-acara khusus seperti pernikahan di mana mereka dapat dengan mudah mencopet tamu, mencuri perhiasan mereka, atau bahkan melakukan perampokan besar-besaran .
Menurut catatan polisi, lebih dari 2.000 orang dari ketiga desa ini telah memiliki lebih dari 8.000 kasus yang didaftarkan terhadap mereka di kantor-kantor polisi di seluruh negeri. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 3Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 4Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 5POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








