Begini Hukum Menjalankan Puasa Dzulhijjah Saat Punya Hutang Puasa Ramadhan

AKURAT JAKARTA - Puasa Dzulhijjah adalah puasa sunah yang dilakukan umat Muslim sebelum Idul Adha.
Tahun ini, pemerintah dan Muhammadiyah sepakat bahwa Idul Adha 1446 H diperingati pada tanggal 6 Juni 2025 (10 Dzulhijjah 1446 H).
Puasa Dzulhijjah dilaksanakan selama sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah atau sembilan hari sebelum peringatan Idul Adha.
Baca Juga: Catat! Ini Daftar Obat-obatan yang Wajib Dibawa Saat Haji atau Umroh: Di Arab Harganya Selangit
Adapun mengacu pada hasil sidang isbat, jadwal puasa Dzulhijjah 2025 dimulai pada 28 Mei 2025 hingga 5 Juni 2025.
Terkait hal tersebut, tak jarang masyarakat muslim yang bertanya-tanya terkait hukum melaksanakan puasa dzulhijjah dengan tanggungan hutang puasa ramadhan.
Apakah boleh dilakukan atau dianjurkan untuk mengqadha puasa ramadhan terlebih dahulu.
Baca Juga: Punya Waktu Persiapan Nikah Hanya 3 Bulan? Berikut Perencanaan Yang Bisa Dilakukan
Melansir laman NU online, Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU), Ustadz Alhafiz Kurniawan, menjelaskan bahwa niat qadha puasa Ramadhan yang digabung dengan puasa Tarwiyah dan Arafah tetap sah.
Bahkan, orang yang melaksanakan hal itu juga mendapatkan keutamaan puasa sunnah tersebut.
Senada dengan itu, menurut Ustadz Alhafiz dengan mengambil keterangan dari Syekh Zakariya Al-Anshari dalam Asnal Mathalib dan Sayyid Bakri dalam kitab I‘anatut Thalibin.
Baca Juga: MUI Jawa Barat Sebut Hukum Vasektomi Haram
Keduanya sepakat bahwa orang yang berpuasa pada hari-hari tertentu yang sangat dianjurkan untuk dipuasakan akan mendapatkan keutamaan sebagai mereka yang berpuasa sunnah pada hari tersebut.
Meskipun sejak awal puasa tersebut diniatkan untuk puasa qadha atau puasa nazar.
Namun, Ustadz Alhafiz menyarankan agar orang yang memiliki utang puasa Ramadhan sebaiknya meng-qadha utang puasanya terlebih dahulu.
Setelah itu, mereka baru boleh mengamalkan puasa sunnah Arafah.
Baca Juga: Penjelasan Hukum Sholat Tarawih Apabila Dikerjakan Sendiri dan Tidak Berjamaah di Masjid
Dengan demikian, mereka dapat memperoleh keutamaan puasa sunnah Arafah tanpa khawatir tentang sahnya qadha puasa Ramadhan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









