Niat Puasa Tasua dan Asyura di Bulan Muharram 1447 H, Lengkap Beserta Jadwal Pelaksanaan Puasa

AKURAT JAKARTA - Bulan Muharram merupakan salah satu bulan mulia dalam penanggalan kalender Hijriah.
Biasanya pada bulan tersebut, umat muslim dianjurkan untuk berpuasa pada hari-hari penting seperti tanggal ke 9 dan ke 10 bulan Muharram.
Dimana pada hari yang dimaksud, puasa itu lebih dikenal sebagai puasa Tasua dan Asyura.
Baca Juga: Begini Hukum Menjalankan Puasa Dzulhijjah Saat Punya Hutang Puasa Ramadhan
Puasa Tasua sendiri merupakan puasa yang menjadi pembeda antara umat Rasulullah SAW dengan puasa kaum yahudi.
Melansir laman NU Online, puasa Tasua dilakukan sebelum puasa Asyura.
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra dengan status marfu (Rasulullâh bersabda): ‘Puasalah kalian pada hari Asyura dan bedakan dengan kaum Yahudi, puasalah kalian sehari sebelum atau sesudahnya’.” (HR Ahmad)
Sementara itu, pada hadis yang lain disebutkan juga puasa Tasua sebagai pembeda antara puasa umat Yahudi dengan umat Rasulullah SAW.
عن عَبْد اللهِ بْن عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، يَقُولُ: حِينَ صَامَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ إِنْ شَاءَ اللهُ صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ» قَالَ: فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ، حَتَّى تُوُفِّيَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ Artinya,
"Dari Abdullah Ibnu Abbas ra berkata: "Ketika Rasulullah saw berpuasa pada hari Asyura dan menyuruh para sahabat juga berpuasa, mereka bertanya: "Wahai Rasulullah, hari Asyura itu adalah hari yang diagungkan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani." Kemudian Rasulullah saw bersabda: "Kalau demikian, Insya Allah tahun depan kita berpuasa juga pada hari yang kesembilan. Abdullah Ibnu Abbas melanjutkan ceritanya: "Tetapi sebelum datang tahun depan yang dimaksud, Rasulullah saw telah wafat." [HR Muslim, Nomor Hadits 1134).
Baca Juga: Timothy Ronald Bongkar 3 Rahasia Sukses Raih Kekayaan di Era Modern, Simak Cara Jitunya!
Untuk pelaksanaan puasa tersebut berdasarkan kalender Hijriah, puasa Tasua (9 Muharram) dan puasa Asyura (10 Muharram) akan berlangsung pada esok hari 5 Juli dan 6 Juli 2025.
Jika hendak melaksanakan ibadah puasa Tasua dan Asyura, Anda bisa membacakan niat puasa sebagai berikut:
1. Niat Puasa Tasua
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ تَاسُعَةَ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma yauma tasu'ata sunnata-lillâhi ta'ala.
Artinya: "Saya berniat puasa Tasu'a sunnah karena Allah Ta'ala."
2. Niat Puasa Asyura
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ عَاشُورَأَ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma yauma 'asyûra-a sunnata-lillâhi ta'âla.
Artinya: "Saya berniat puasa Asyura sunnah karena Allah Ta'ala."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









