Catat! Begini Jadinya Jika Mengkonsumsi Buah Persik Setiap Hari

AKURAT JAKARTA - Apa yang terjadi pada tubuh jika mengkonsumsi buah persik setiap hari.
Persik dikemas dengan nutrisi bermanfaat yang mendukung kesehatan jantung hingga mengurangi peradangan.
"Persik menawarkan beberapa manfaat kesehatan yang didukung bukti yang melampaui rasanya yang manis dan berair," kata Jamie Lee McIntyre, MS, RDN.
Persik menyediakan sumber serat makanan yang lembut, yang membantu mendukung pencernaan yang sehat dan pergerakan usus yang teratur.
Satu buah persik berukuran sedang mengandung sekitar 2 gram serat, termasuk serat larut dan tidak larut.
Baca Juga: Tampilan Makin Garang, Toyota Kijang Innova Reborn 2025 Siap Tantang SUV Premium di Kelasnya!
Serat larut memberi makan bakteri baik dalam usus, sementara serat tidak larut membantu mengeluarkan kotoran melalui saluran pencernaan.
Persik mengandung berbagai fitonutrien, seperti beta karoten, antosianin, dan lutein. Buah ini juga mengandung sejumlah vitamin C, yang merupakan antioksidan yang ampuh.
Namun, pastikan Anda memakan kulitnya untuk mendapatkan semua manfaat buah ini karena sebagian besar serat dan antioksidan terdapat di kulitnya.
Baca Juga: Toyota Kijang Innova 2025 Tampil Makin Agresif! Kombinasi Desain Modern dan Performa Mesin Bertenaga
Buah persik mengandung kalium, vitamin C, serat, dan beta karoten, yang bersama-sama membantu menurunkan tekanan darah dan memperbaiki kadar kolesterol, serta dapat mengurangi risiko penyakit jantung secara keseluruhan jika dikonsumsi secara teratur sebagai bagian dari pola makan dan gaya hidup yang menyehatkan jantung.
Buah persik juga mengandung Beta karoten, lutein , dan zeaxanthin dimana zat-zat ini juga berfungsi sebagai antioksidan yang kuat, melindungi mata kita dari kerusakan oksidatif.
Buah persik aman dikonsumsi oleh kebanyakan orang, tetapi sebagian orang harus membatasi atau menghindarinya sama sekali.
Karena buah persik mengandung kalium, hal itu bisa menjadi masalah bagi orang yang mengonsumsi diuretik yang menahan kalium, seperti spironolactone. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






