Kenali 5 Jenis Bullying: Langkah Awal Cegah Perundungan Sejak Dini

AKURAT JAKARTA - Kasus perundungan atau bullying masih menjadi isu yang menghantui dunia pendidikan dan kehidupan sosial anak-anak serta remaja.
Sayangnya, tidak semua bentuk bullying mudah dikenali.
Banyak yang dilakukan secara terselubung dan tidak langsung terlihat oleh orang dewasa.
Baca Juga: Peran Strategis Orang Tua dan Sekolah dalam Mencegah Bullying Sejak Dini
Padahal, memahami ragam bentuk bullying menjadi langkah krusial dalam pencegahan dan menjaga kesehatan mental anak.
Dengan pengetahuan yang cukup, orang tua, guru, maupun anak-anak sendiri bisa lebih waspada dan mampu mengambil tindakan yang tepat saat perundungan terjadi.
Berikut ini lima jenis bullying yang perlu diketahui bersama.
Baca Juga: Waspadai! Ini 7 Ciri Anak Mulai Menjadi Pelaku Bullying Tanpa Kamu Sadari
1. Bullying Verbal
Jenis perundungan ini dilakukan melalui ucapan atau tulisan yang menyakitkan.
Bullying verbal bisa berupa ejekan, hinaan, ancaman, atau komentar kasar yang menyakiti perasaan.
Baca Juga: Pentingnya Edukasi Anti Bullying di Lingkungan Sekolah
Meskipun tidak melukai secara fisik, kata-kata tersebut bisa merusak kepercayaan diri dan meninggalkan luka emosional yang dalam.
2. Cyberbullying (Dunia Maya)
Sekarang, perundungan tidak hanya terjadi secara langsung atau fisik.
Baca Juga: 10 Langkah Menjaga Kesehatan Mental Anak yang Jadi Korban Bullying di Sekolah, Orangtua Wajib Tahu
Melalui media sosial, pesan online, atau forum, seseorang bisa saja dilecehkan, diancam, atau disebarkan informasi pribadinya tanpa izin.
Cyberbullying terjadi secara diam-diam namun bisa tersebar luas dalam waktu singkat, menjadikannya bentuk bullying yang sangat merusak dan sulit dikendalikan.
3. Pelecehan Seksual
Baca Juga: Apa Itu Bullying dan Jenis-jenisnya, Begini Dampaknya untuk Para Korban
Bullying yang bernuansa seksual mencakup tindakan seperti komentar cabul, siulan menggoda, gestur tidak pantas, hingga menyentuh tubuh tanpa persetujuan.
Ini adalah salah satu bentuk perundungan yang sangat serius dan membutuhkan respons hukum.
Korban sering kali merasa malu atau takut untuk melapor, sehingga peran lingkungan sekitar menjadi penting dalam memberikan perlindungan.
Baca Juga: Tips Melindungi Anak dari Bullying, Peran Orangtua Sangat Penting
4. Bullying Emosional
Jenis ini menyerang secara psikologis, seperti dengan cara mengucilkan seseorang dari pergaulan, menyebarkan rumor negatif, atau mempermalukan korban di depan umum.
Bullying emosional bisa membuat korban merasa tidak diterima, terasing, bahkan mengalami tekanan mental berat.
Baca Juga: Alpukat dan Manfaatnya untuk Tumbuh Kembang Anak
5. Perundungan Fisik
Ini adalah bentuk bullying yang paling mudah dikenali karena melibatkan kontak tubuh secara langsung.
Menendang, memukul, menjambak, atau mendorong merupakan contoh nyata bullying fisik.
Baca Juga: Daun Kelor, Si Daun Ajaib Penjaga Kesehatan Anak
Tindakan ini tak hanya melukai tubuh korban, tetapi juga bisa menimbulkan rasa takut dan ketidaknyamanan yang berkepanjangan.
Ajak Anak Mengenali dan Melawan Bullying
Mengedukasi anak-anak tentang bentuk-bentuk perundungan sangat penting dilakukan baik di rumah maupun di sekolah.
Baca Juga: Mengenal Anak Sensory Seeker: Ketika Dunia Terasa Kurang Nyata Tanpa Rangsangan Tambahan
Anak perlu diajarkan untuk tidak diam ketika melihat atau mengalami bullying, serta bagaimana cara mencari pertolongan.
Semakin dini mereka memahami risiko dan dampaknya, semakin besar peluang kita menciptakan lingkungan yang aman dan sehat untuk tumbuh kembang mereka.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








