6 Cara Sederhana Mendidik Anak Agar Lebih Percaya Diri

AKURAT JAKARTA - Membangun percaya diri anak sejak dini adalah investasi penting bagi masa depan mereka.
Dengan percaya diri, anak lebih berani menyampaikan pendapat, menghadapi tantangan, serta nyaman dengan dirinya sendiri.
Namun, tidak cukup hanya memberi motivasi, kamu juga perlu menjadi teladan nyata agar anak belajar langsung dari contoh.
Psikolog Guttman menjelaskan, ada enam cara sederhana yang bisa dilakukan orangtua untuk membantu anak tumbuh lebih percaya diri.
Berikut cara sederhana yang bisa kamu terapkan sehari-hari:
1. Konsisten dengan batasan
Anak belajar dari orangtua yang tegas dalam menjaga batasan hidup, seperti waktu, ruang pribadi, dan keseimbangan kerja.
Sikap konsisten ini mengajarkan anak bahwa menjaga batasan bukanlah egois, melainkan bentuk kesehatan mental.
2. Belajar mengatakan “tidak”
Baca Juga: Jangan Remehkan! Ini 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Menghancurkan Usus
Ajarkan anak menolak dengan sopan tanpa merasa bersalah.
Dengan begitu, mereka terbiasa menjaga keseimbangan diri tanpa harus selalu mengorbankan kebutuhan pribadi.
3. Tidak terlalu sering meminta maaf
Orangtua yang terlalu sering minta maaf memberi kesan ragu-ragu.
Anak bisa merasa keputusannya harus selalu divalidasi, sehingga justru menurunkan kepercayaan diri.
4. Pertahankan pendapat
Anak perlu melihat bahwa berbeda pendapat itu wajar.
Dengan begitu, mereka belajar berani menyuarakan pandangan tanpa takut ditolak.
5. Tunjukkan harga diri yang kuat
Baca Juga: 5 Minuman Favorit Zona Biru yang Bikin Awet Panjang Umur
Alih-alih bergantung pada validasi orang lain, ajarkan anak bangga pada dirinya sendiri.
Contoh: ganti ucapan “Mama bangga sama kamu” menjadi “Kamu seharusnya bangga pada dirimu sendiri.”
6. Prioritaskan diri sendiri (self-care)
Anak yang melihat orangtuanya menjaga diri lewat istirahat, olahraga, atau hobi akan belajar bahwa self-care adalah bagian penting dari hidup sehat.
Jika keenam tips ini diterapkan secara konsisten, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat, mandiri, dan percaya pada kemampuannya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AS Monaco vs RC Lens di Ligue 1, 19 September 2026: Mampukah Les Monegasques Pertahankan Tren Positif?
- 2Prediksi Skor Espanyol vs Elche di La Liga, 19 September 2026: Misi Los Pericos Bangkit di Kandang
- 3Prediksi Skor Monza vs Sassuolo di Serie A, 19 September 2026: Mampukah Biancorossi Hentikan Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 5Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Premier League, 19 September 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 6Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 7Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs Freiburg di Bundesliga, 19 September 2026: Ujian Berat bagi Tuan Rumah
- 8Prediksi Skor Osasuna vs Rayo Vallecano di La Liga, 19 September 2026: Duel Dua Tim dengan Tujuh Poin di El Sadar
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





