6 Manfaat Kulit Petai Rebus untuk Kesehatan, Murah tapi Berkhasiat

AKURAT JAKARTA - Manfaat kulit petai untuk kesehatan ternyata tidak kalah menarik dibandingkan buahnya.
Banyak orang hanya mengenal petai dari segi rasa dan aromanya yang khas, tetapi belum banyak yang tahu kalau kulitnya juga menyimpan khasiat luar biasa.
Dengan cara sederhana seperti merebusnya, kamu bisa mendapatkan berbagai manfaat yang bermanfaat untuk tubuh.
Baca Juga: Bukan Hanya Hiburan, Ini Faktor Liburan yang Benar-Benar Membuat Kamu Bahagia
Tidak heran jika kulit petai mulai dilirik sebagai salah satu obat alami yang bisa menjadi alternatif perawatan kesehatan sehari-hari.
Berikut 6 manfaat penting kulit petai yang perlu kamu ketahui:
1. Membantu pemulihan asam urat
Baca Juga: 3 Tempat Makan Bubur Ase Legendaris di Jakarta yang Wajib Dicoba
Air rebusan kulit petai dipercaya mampu meredakan nyeri, rasa panas, dan peradangan pada sendi akibat asam urat.
2. Mengatasi gejala impotensi pada pria
Konsumsi rutin rebusan kulit petai diyakini bisa meningkatkan hormon, stamina, serta kekuatan tubuh pria.
Baca Juga: Pekojan, Jejak Kampung Arab Tertua di Jakarta
3. Menurunkan kadar gula darah
Kulit petai bermanfaat sebagai terapi alami pendukung bagi penderita diabetes untuk menstabilkan gula darah.
4. Menjaga kesehatan jantung
Baca Juga: Jembatan Kota Intan, Jejak VOC yang Kini Jadi Surga Fotografi di Kota Tua
Kandungan fenolik pada kulit petai membantu mencegah peradangan dan pembekuan darah, sehingga jantung bekerja lebih optimal.
5. Meningkatkan metabolisme tubuh
Rebusan kulit petai mendukung pencernaan yang sehat dan membantu tubuh mengeluarkan zat yang tidak diperlukan.
6. Mengatasi trauma otot dan sendi
Terapi dengan air rebusan kulit petai bisa membantu meredakan nyeri, membuat otot rileks, dan mempercepat pemulihan.
Dengan berbagai manfaat ini, kulit petai sebaiknya tidak langsung dibuang begitu saja.
Baca Juga: 5 Manfaat Air Garam Hangat untuk Kesehatan, Murah dan Alami
Justru, kamu bisa memanfaatkannya sebagai ramuan alami untuk menjaga kesehatan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









