Jakarta

Ternyata Begini Cara Menjaga Tekanan Darah Normal Tanpa Ribet!

Zainal Abidin | 22 November 2025, 08:00 WIB
Ternyata Begini Cara Menjaga Tekanan Darah Normal Tanpa Ribet!

AKURAT JAKARTA - Menjaga tekanan darah tetap normal adalah langkah penting yang sering diabaikan banyak orang.

Padahal, menjaga tekanan darah tetap normal tidak hanya penting bagi mereka yang sudah memiliki riwayat hipertensi, tetapi juga untuk kamu yang ingin mencegah masalah kesehatan sejak dini.

Lebih jauh, menjaga tekanan darah tetap normal sebenarnya sangat dipengaruhi pola hidup kamu sehari-hari—mulai dari makanan, aktivitas fisik, hingga pengelolaan stres.

Baca Juga: Jakcloth Year End Sale 2025 Hadir di Istora Senayan Jelang Akhir Tahun, Spesial Show Sederet Musisi hingga Stand Up Comedy, Cek Selengkapnya di Sini!

Tekanan darah merupakan indikator vital bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Ketika berada dalam batas aman, aliran darah bekerja optimal, organ mendapat suplai oksigen memadai, dan risiko penyakit kronis dapat ditekan.

Sayangnya, gaya hidup modern membuat banyak orang tak sadar bahwa tekanan darah mereka perlahan meningkat.

Baca Juga: South Side Jam Vol.5 Gelar Stages of Joy Bersama The Lantis di Kopikina Cikini, Cek Tanggal dan Harga Tiketnya!

Stres, kurang gerak, hingga pola makan tinggi garam menjadi pemicu yang kerap muncul tanpa kamu sadari.

Karena itu, memahami cara menjaga keseimbangan tekanan darah adalah hal yang wajib dilakukan setiap orang.

Bahkan jika kamu belum memiliki masalah medis, upaya pencegahan dapat menghindarkanmu dari risiko penyakit jantung, stroke, atau gangguan ginjal di masa mendatang.

Baca Juga: Jazz Jesica 2025 Kembali Hadir di Yogyakarta Akhir Pekan ini, Tampilkan PSALMIST hingga Delima, Gratis!

Berikut panduan lengkap yang bisa kamu terapkan.

• Mengatur Pola Makan Sehat dan Seimbang

1. Kurangi Asupan Garam (Natrium)

Baca Juga: Bukan Soal Kursi dan Sabuk Pengaman, Ini Kebiasaan yang Wajib Kamu Ikuti Saat Naik Pesawat

Garam berlebihan membuat tubuh menahan cairan, meningkatkan volume darah, dan akhirnya menaikkan tekanan darah.

Batas idealnya kurang dari 5 gram garam per hari (sekitar 1 sendok teh), maka hindari makanan tinggi garam seperti makanan cepat saji, kerupuk atau camilan asin, mie instan, serta makanan kalengan dan olahan.

2. Perbanyak Buah dan Sayur

Baca Juga: WAF, Festival Angklung Terbesar 2025 Siap Guncang Jakarta dengan Kolaborasi Budaya Unik

Buah dan sayur mengandung kalium yang membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh.

Kalium menjadi pengatur alami tekanan darah.

Contoh makanan tinggi kalium antara lain pisang, alpukat, bayam, kentang, dan melon.

Baca Juga: Terbongkar! 5 Olahraga Rahasia yang Bikin Kamu Awet Muda

3. Pilih Makanan Rendah Lemak dan Tinggi Serat

Lemak jenuh dan kolesterol tinggi dapat mengganggu pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Pilih makanan seperti gandum utuh, kacang-kacangan, ikan tinggi omega-3 seperti salmon atau sarden, dan daging tanpa lemak.

Baca Juga: Bukan Cuma Manis, Simak Alasan Mengapa Buah Mangga Layak Disebut Raja Buah Berikut Ini

4. Batasi Makanan Manis

Gula berlebihan dapat menyebabkan penumpukan lemak dan obesitas, yang menjadi faktor utama hipertensi.

• Jaga Berat Badan Ideal

Baca Juga: Tips Ampuh Hadapi Bau Badan Saat Cuaca Terik, Simpel Tapi Manjur!

Berat badan berlebih memberikan tekanan tambahan pada jantung.

Bahkan penurunan 3–5 kg saja dapat membantu menurunkan tekanan darah pada kamu yang mengalami overweight.

Dengan komitmen pada perubahan kecil namun konsisten, kamu bisa menjaga tubuh tetap sehat dan terhindar dari risiko penyakit serius di kemudian hari. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.