Jakarta

Jangan Disepelekan, Ini 5 Gejala Demam Anak yang Perlu Penanganan Serius

Zainal Abidin | 6 Desember 2025, 20:00 WIB
Jangan Disepelekan, Ini 5 Gejala Demam Anak yang Perlu Penanganan Serius

AKURAT JAKARTA - Demam merupakan salah satu keluhan kesehatan yang paling sering dialami anak.

Kondisi ini sebenarnya merupakan mekanisme alami tubuh dalam melawan infeksi, baik yang disebabkan oleh virus, bakteri, maupun peradangan tertentu.

Dalam banyak kasus, kamu dapat mengatasinya dengan perawatan rumahan seperti kompres hangat, cukup minum, dan istirahat.

Baca Juga: Ternyata Ini Manfaat Tersembunyi di Balik Campuran Alpukat dan Susu

Namun, ada beberapa situasi ketika demam bukan lagi gangguan ringan dan memerlukan perhatian medis lebih serius.

1. Demam Tinggi Berkepanjangan

Demam yang tidak mereda selama lebih dari tiga hari, atau suhu tubuh yang terus meningkat meski sudah diberi pertolongan awal, perlu segera dikonsultasikan.

Baca Juga: Daftar Makanan Rendah Gula: Enak, Sehat, dan Aman untuk Semua Usia

Suhu tubuh di atas 39°C pada anak juga termasuk kategori demam tinggi yang perlu diwaspadai.

Kondisi ini dapat mengindikasikan infeksi yang lebih serius sehingga tidak cukup hanya mengandalkan obat penurun panas biasa.

2. Kejang Demam

Baca Juga: Rekomendasi Wisata Jakarta Timur, dari Budaya, Antariksa, Alam, hingga Healing Gratis

Kejang yang muncul saat anak mengalami demam sering membuat orang tua panik.

Meski biasanya berlangsung singkat, kondisi ini tetap membutuhkan evaluasi tenaga medis untuk memastikan penyebabnya.

Selain itu, anak yang mengalami kejang pertama kali wajib diperiksakan agar tidak terjadi risiko lanjutan.

Baca Juga: Tak Selalu Buruk, Ini Makanan Beku yang Justru Baik untuk Jantung Menurut Para Dokter

3. Terlihat Lemas dan Tidak Responsif

Jika anak tampak sangat lemas, sulit dibangunkan, atau mengalami perubahan perilaku drastis, kondisi ini termasuk tanda bahaya.

Situasi seperti ini dapat menunjukkan adanya infeksi berat, gangguan elektrolit, atau dehidrasi parah sehingga memerlukan penanganan segera.

Baca Juga: Ternyata Kol Bisa Seenak Ini! Rahasia Resep Kubis Panggang Madu-Mustard

4. Tidak Mau Minum

Penurunan drastis keinginan minum pada bayi dan balita perlu menjadi perhatian besar.

Anak kecil sangat mudah mengalami dehidrasi, terutama saat demam, sehingga asupan cairan yang minim dapat membuat kondisinya memburuk dalam waktu singkat.

Baca Juga: 10 Negara Termurah untuk Liburan Akhir Tahun 2025, Ini Daftarnya!

5. Tanda Dehidrasi

Bibir kering, mata cekung, kulit tampak kering, atau jarang buang air kecil merupakan gejala dehidrasi yang harus segera ditangani.

Pada anak, dehidrasi dapat berkembang sangat cepat dan berbahaya bila tidak segera ditangani oleh tenaga kesehatan.

Baca Juga: Nikmati Pengalaman Akhir Tahun yang Berbeda dengan Menyusuri Dunia Laut Jabodetabek

Memahami tanda-tanda tersebut membantu kamu menentukan langkah tepat saat merawat anak yang mengalami demam, sekaligus mencegah kondisi serius yang mungkin terjadi. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.