Jakarta

Ramai Ice Facial di Media Sosial, Ini Manfaat dan Risikonya untuk Kulit Kamu

Zainal Abidin | 15 Desember 2025, 09:30 WIB
Ramai Ice Facial di Media Sosial, Ini Manfaat dan Risikonya untuk Kulit Kamu

AKURAT JAKARTA - Ice facial kembali mencuri perhatian warganet sebagai metode perawatan wajah yang simpel dan murah.

Tren ice facial ramai dibahas karena disebut mampu membuat wajah tampak segar seketika.

Ice facial bahkan dianggap sebagai solusi cepat untuk mengurangi bengkak dan kemerahan di wajah.

Baca Juga: Memendam Masalah Diam-Diam Bisa Merusak Hidupmu, Ini Alasannya

Popularitasnya meningkat seiring banyaknya video perawatan kulit menggunakan es yang beredar di media sosial.

Meski terlihat mudah dilakukan di rumah, para ahli mengingatkan bahwa teknik ini tetap membutuhkan cara yang tepat agar tidak menimbulkan masalah kulit.

Teknik perawatan wajah dengan es atau ice facial sebenarnya bukan hal baru di dunia kecantikan.

Baca Juga: 8 Khasiat dan Manfaat Mengonsumsi Buah Natal Plum Bagi Kesehatan, Tapi Hati-hati dengan Bijinya!

Metode ini termasuk dalam terapi dingin atau cold therapy yang memanfaatkan suhu rendah untuk memberikan efek tertentu pada kulit wajah.

Ice facial dilakukan dengan mengusap es batu atau alat pendingin khusus ke permukaan kulit secara perlahan, biasanya sebagai bagian dari rutinitas perawatan harian.

Dokter kulit bersertifikat di Amerika Serikat, Dendy Engelman, MD, FAAD, menjelaskan bahwa ice facial merupakan salah satu bentuk cold therapy yang cukup populer.

Baca Juga: Dongeng Anak: Kisah Penyihir Tua dan Buku Ajaib

“Pada dasarnya, teknik ini dilakukan dengan mengusap es atau alat pendingin ke wajah secara lembut dengan gerakan memutar sebagai bagian dari perawatan kulit,” ujar Engelman seperti dikutip dari Vogue.

Manfaat ice facial paling sering dirasakan dalam waktu singkat.

Terapi dingin diketahui dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah di area wajah sehingga kulit tampak lebih segar dan bercahaya.

Baca Juga: Terlihat Kuat, Ternyata Menyimpan Beban: Alasan Orang Memendam Masalah

Facialist ternama asal Los Angeles, Ole Henriksen, juga mengungkapkan efek positif dari penggunaan es pada wajah.

“Es dapat meningkatkan sirkulasi kulit secara signifikan untuk mendapatkan tampilan wajah yang lebih bercahaya,” ujarnya.

Selain itu, suhu dingin mampu meredakan peradangan ringan, mengurangi kemerahan, dan membantu menyamarkan pembengkakan, terutama di area bawah mata, berkat efek penyempitan pembuluh darah yang bersifat sementara.

Baca Juga: Liburan Natal Serasa di Luar Negeri, IDD PIK2 Hadirkan Pohon Natal Raksasa Bersalju

Namun, kamu perlu memahami bahwa efek ice facial tidak bersifat permanen.

Engelman menegaskan bahwa terapi dingin tidak mampu memperbaiki kerusakan kolagen atau mengatasi penyebab utama penuaan kulit.

“Cold therapy hanya memberikan efek sementara pada garis halus dan kerutan, bukan solusi jangka panjang untuk penuaan kulit,” kata Engelman.

Baca Juga: Ingat! Konser Amal 100 Musisi Heal Sumatra Digelar di Lippo Mall Kemang pada Selasa Besok, Berikut Rundown Acaranya

Oleh karena itu, ice facial sebaiknya digunakan sebagai pelengkap, bukan pengganti rangkaian perawatan kulit utama seperti penggunaan pelembap, tabir surya, dan produk perawatan lainnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.