Kenali Apa Itu Baby Blues yang Dialami Para Ibu dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Bagi pasangan yang baru menikah, momen memiliki buah hati memang menjadi hal yang ditunggu-tunggu.
Namun nyatanya menjadi seorang orangtua terutama ibu bukanlah hal yang mudah.
Sering kali bagi pasangan yang baru menikah mengalami kondisi baby blues, terutama pada Ibu.
Baca Juga: Konser Gratis Artis Terkenal Mulai Menjamur, Ternyata Ini Lho Keuntungan yang Didapat Penyelenggara
Kondisi baby blues ini menyebabkan gangguan suasana hati setelah ibu melahirkan.
Pada beberapa ibu, kondisi baby blues juga dapat membuat suasana hati berubah secara drastis, baik sedih, marah, gelisah, lelah, bahkan menangis tiba-tiba.
Ketika mengalami baby blues, seorang ibu harus mendapat perawat untuk mengatasi hal tersebut.
Hal ini karena kondisi baby blues akan memengaruhi kondisi ibu yang berdampak pada kualitas ASI yang dihasilkan.
Oleh karena itu, di bawah ini terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi baby blues.
Pahami perasaan diri sendiri
Baca Juga: Resep Nasi Goreng Mozarella yang Viral, Nikmati Sensasi Rasa Meledak di Lidah
Ketika mengamai baby blues, ibu akan mengalami depresi berat yang berdampak pada kondisi kesehatan dirinya.
Untuk itu, cobalah untuk memahami perasaan diri sendiri. Cari tahu apa yang menyebabkan dirinya depresi.
Dengan itu, ibu dapat mencoba memahami diri sendiri dan menemukan solusi terhadap masalah yang sedang dihadapi.
Ketika ada pikiran yang menganggu, ibu juga dapat bercerita kepada pasangan, kerabat, atau teman yang dapat dipercaya.
Hal tersebut akan membantu membuat perasaan menjadi lebih baik.
Ibu juga kemungkinan akan mendapat saran untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi.
Tarik napas dalam-dalam
Menarik napas dalam-dalam pada dasarnya dapat membantu tubuh dan perasaan menjadi lebih rileks.
Ketika menghadapi masalah, ibu bisa melakukan hal ini dibandingkan meluapkan emosi yang dapat berdampak buruk, bukan hanya pada diri sendiri tetapi buah hatinya.
Dengan membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks, ibu bisa mulai berpikir secara jernih bagaimana harus menghadapi masalah yang sedang dialami.
Coba lakukan interaksi sosial
Baby blues dapat terjadi karena masalah yang dipendam sendiri sehingga membuat pikiran-pikiran negatif terus menghantui.
Baca Juga: Konser Gratis Noah dan Pesta Kembang Api di Jakarta, Simak Syarat dan Ketentuannya
Untuk itu, cobalah untuk melakukan interaksi sosial dengan orang lain.
Ibu juga dapat meminta bantuan untuk merawat bayi sejenak sambil memulihkan pikirannya yang sedang kacau.
Coba juga untuk bergabung dengan komunitas para ibu yang mungkin dapat membantu menghadapi masalah serupa.
Baca Juga: Sejarah Jakarta: Dari Hutan Menyeramkan yang Banyak Binatang Buas, Asal Usul Grogol
Selalu bersyukur
Bersyukur adalah salah satu terapi yang dapat membantu membuat pikiran selalu positif.
Dengan bersyukur, ibu dapat memahami bagaimana sulitnya untuk memiliki anak.
Baca Juga: Jangan Terlewat! Hari Ini Ada Konser Gratis Kerispatih di Jakarta, Cek Lokasinya di Sini
Selain itu, ibu juga dapat memahami beruntungnya memiliki keturunan.
Pada dasarnya, bersyukur akan membantu menghilangkan pandangan-pandangan negatif dalam pikiran.
Ingat momen-momen penting
Baca Juga: Resep Cilok Goang, sambal Khas Sunda yang Menyatu dengan Pentol
Biasanya, baby blues terjadi karena rasa depresi dan kesulitan untuk mengurus anak.
Namun, hal tersebut dapat diatasi dengan mengingat momen-momen penting seperti keinginan memiliki anak bersama pasangan.
Berdasarkan penelitian mengingat momen-momen penting sangat berpengaruh kepada peningkatan ketahanan, kasih sayang, suasana hati, dan ketekunan selama masa-masa sulit.
Baca Juga: Daftar Konser di Kota Solo pada Desember 2023, Anji Siap Tampil, Catat Lokasinya
Dengan itu, ibu akan dapat menghargai kondisi saat ini dan melupakan pikiran-pikiran negatif yang muncul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 3Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 4Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 5Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 6Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 7Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 8Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs FC Nurnberg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Die Werkself Taklukan Tim Kasta Kedua dengan Mudah?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








