Jakarta

Teori Gujarat, Sejarah Masuknya Islam di Indonesia pada Abad ke-13

aditia | 27 Maret 2024, 11:10 WIB
Teori Gujarat, Sejarah Masuknya Islam di Indonesia pada Abad ke-13

AKURAT.CO - Dalam sejarah, proses masuknya Islam sudah terjadi pada abad ke-13 di Indonesia yang dijelaskan dalam Teori Gujarat.

Meski demikian, para ahli sejarah masih memperdebatkan kapan pertama kali Islam mulai masuk dan berpengaruh di Indonesia.

Beberapa sejarawan berpendapat bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-7 dan ada yang meyakini abad ke-13.

Berdasarkan sejarahnya, Teori Gujarat menjelaskan jika Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-13.

Baca Juga: Selalu Dinantikan umat Islam di Bulan Ramadhan, Berikut Ini Sejarah Malam Lailatul Qadar

Teori Gujarat

Salah satu bukti yang menguatkan Teori Gujarat adalah makam Sultan Malik As-Saleh dan catatan Marco Polo.

Teori Gujarat menilai jika masuknya Islam ke Indonesia dibawa oleh pedagang yang berasal dari Gujarat, Indonesia melalui Selat Malaka.

Snouck Hurgronje, orang Belanda yang meneliti terkait Islam di Aceh menilai orang yang berasal dari Gujarat sudah melakukan perdagangan ke wilayah Indonesia saat itu, dibandingkan orang Arab.

Para ahli sejarah berpendapat penemuan nisan makam Sultan Malik As-Saleh menjadi bukti bahwa abad ke-13 menjadi awal masuknya pengaruh Islam ke Indonesia.

Baca Juga: Terbesar di Jakarta Sebelum adanya Istiqlal, Begini Sejarah Pembangunan Masjid Al-Azhar Kebayoran Baru

Sultan Malik As-Saleh atau Meurah Silu merupakan pendiri Kesultanan Samudera Pasai di Aceh.

Dalam bentuknya, nisan tersebut memiliki kemiripan dengan batu nisan yang ada di Gujarat, India.

Catatan Marco Polo

Marco Polo yang mencatat perjalanannya di wilayah Nusantara menjadi salah satu sumber yang menyatakan pengaruh Islam sudah masuk pada abad ke-13.

Marco Polo dalam catatannya pernah singgah di Sumatera pada tahun 1292. Di bukunya ia menyebut Pulau Sumatera dengan sebutan "Java the Lesser" atau Jawa Kecil.

Baca Juga: Sejarah Gencatan Senjata Perang Diponegoro Selama Bulan Ramadhan yang Berakhir Tragis Ketika Lebaran

Dalam keterangan Marco Polo, Sumatera saat itu terbagi menjadi dalam kerajaan dengan bahasanya sendiri-sendiri. Salah satunya adalah "Ferlec" yang diperkirakan sebagai Kerajaan Perlak.

Ia menyebutkan jika masyarakat saat itu beragama Hindu, akan tetapi sudah ada pengaruh Islam dari para pedagang muslim.

Islamisasi disebutkan dilakukan pedagang asal daratan India , bukan dari Arab, prosesnya pun dimulai kepada penduduk di perkotaan.

Catatan Marco Polo inilah menjadi salah satu sumber sejarah bahwa Islam masuk dan berpengaruh di Indonesia pada abad ke-13.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.