Teori Gujarat, Sejarah Masuknya Islam di Indonesia pada Abad ke-13

AKURAT.CO - Dalam sejarah, proses masuknya Islam sudah terjadi pada abad ke-13 di Indonesia yang dijelaskan dalam Teori Gujarat.
Meski demikian, para ahli sejarah masih memperdebatkan kapan pertama kali Islam mulai masuk dan berpengaruh di Indonesia.
Beberapa sejarawan berpendapat bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-7 dan ada yang meyakini abad ke-13.
Berdasarkan sejarahnya, Teori Gujarat menjelaskan jika Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-13.
Baca Juga: Selalu Dinantikan umat Islam di Bulan Ramadhan, Berikut Ini Sejarah Malam Lailatul Qadar
Teori Gujarat
Salah satu bukti yang menguatkan Teori Gujarat adalah makam Sultan Malik As-Saleh dan catatan Marco Polo.
Teori Gujarat menilai jika masuknya Islam ke Indonesia dibawa oleh pedagang yang berasal dari Gujarat, Indonesia melalui Selat Malaka.
Snouck Hurgronje, orang Belanda yang meneliti terkait Islam di Aceh menilai orang yang berasal dari Gujarat sudah melakukan perdagangan ke wilayah Indonesia saat itu, dibandingkan orang Arab.
Para ahli sejarah berpendapat penemuan nisan makam Sultan Malik As-Saleh menjadi bukti bahwa abad ke-13 menjadi awal masuknya pengaruh Islam ke Indonesia.
Sultan Malik As-Saleh atau Meurah Silu merupakan pendiri Kesultanan Samudera Pasai di Aceh.
Dalam bentuknya, nisan tersebut memiliki kemiripan dengan batu nisan yang ada di Gujarat, India.
Catatan Marco Polo
Marco Polo yang mencatat perjalanannya di wilayah Nusantara menjadi salah satu sumber yang menyatakan pengaruh Islam sudah masuk pada abad ke-13.
Marco Polo dalam catatannya pernah singgah di Sumatera pada tahun 1292. Di bukunya ia menyebut Pulau Sumatera dengan sebutan "Java the Lesser" atau Jawa Kecil.
Baca Juga: Sejarah Gencatan Senjata Perang Diponegoro Selama Bulan Ramadhan yang Berakhir Tragis Ketika Lebaran
Dalam keterangan Marco Polo, Sumatera saat itu terbagi menjadi dalam kerajaan dengan bahasanya sendiri-sendiri. Salah satunya adalah "Ferlec" yang diperkirakan sebagai Kerajaan Perlak.
Ia menyebutkan jika masyarakat saat itu beragama Hindu, akan tetapi sudah ada pengaruh Islam dari para pedagang muslim.
Islamisasi disebutkan dilakukan pedagang asal daratan India , bukan dari Arab, prosesnya pun dimulai kepada penduduk di perkotaan.
Catatan Marco Polo inilah menjadi salah satu sumber sejarah bahwa Islam masuk dan berpengaruh di Indonesia pada abad ke-13.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs NEC Nijmegen di UEL, 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Beruntun
- 2Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 3Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 5Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 6Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 7Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 8Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








