Jakarta

Sering Susah Tidur? Yuk Kenali Jenis-jenis Insomnia, Termasuk Faktor Penyebabnya

Hawa E. Azhari | 30 Agustus 2024, 01:00 WIB
Sering Susah Tidur? Yuk Kenali Jenis-jenis Insomnia, Termasuk Faktor Penyebabnya

AKURAT JAKARTA – Kamu pernah mengalami insomnia atau susah tidur? Biasanya insomnia ini bisa terjadi karena beberapa penyebab atau faktor.

Seperti karena harus bergadang mengerjakan tugas, minum kopi, cemas memikirkan sesuatu hal, dan faktor lainnya.

Ternyata, insomnia atau susah tidur ini ada jenis lho! Jenis insomnia ini bergantung beberapa hal, seperti seberapa sering kamu mengalami insomnia.

Baca Juga: Rekomendasi Ide Bekal Anak Sekolah, Simak Resep Donut Kentang yang Mudah Dibuat dengan Bahan Sederhana

Jika dilakukan secara terus menerus, insomnia dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh maupun kesehatan kulit.

Sebab, saat mengalami ini, kamu akan kekurangan waktu istirahat, dan organ tubuh serta kulit kamu pun jadi kekurangan waktu istirahat juga.

Dan untuk kamu yang sering mengalami susah tidur, dikutip dari Healthline, berikut jenis-jenis insomnia:

Baca Juga: Soal Subsidi KRL Berbasis NIK, Menhub: Itu Masih Wacana

1. Insomnia Akut

Mengacu pada kesulitan tidur jangka pendek yang umumnya berlangsung tidak lebih dari beberapa minggu.

2. Insomnia Kronis

Mengacu pada insomnia yang memengaruhi tidur seseorang selama 3 hari atau lebih setiap minggunya secara teratur, biasanya untuk jangka waktu 3 bulan atau lebih.

3. Onset Insomnia

Menggambarkan kesulitan tidur yang timbul karena adanya pemicu. Kesulitan tidur mungkin terjadi akibat penggunaan kafein, gejala kesehatan mental, atau pemicu insomnia umum lainnya, namun bisa juga disebabkan oleh gangguan tidur lainnya.

Baca Juga: Laga Timnas Indonesia U20 vs Thailand: Dari Segi Head to Head, Garuda Muda Unggul dari Gajah Perang

4. Maintenance Insomnia

Mengacu pada kesulitan untuk tetap tertidur setelah seseorang tertidur, atau terus-menerus bangun terlalu pagi.

Jenis insomnia ini mungkin berhubungan dengan gejala kesehatan dan kesehatan mental yang mendasarinya. Namun, berbaring dalam keadaan terjaga dan khawatir tidak cukup tidur dapat memperburuk keadaan.

5. Perilaku Insomnia pada Masa Kanak-kanak

Melibatkan kesulitan terus-menerus untuk tidur, menolak tidur, atau keduanya. Anak-anak dengan kondisi ini sering kali mendapat manfaat dari pembelajaran strategi menenangkan diri dan mengikuti rutinitas tidur yang teratur.

Baca Juga: Bunda Yuk Mulai Terapkan! Ini Cara Agar Anak Mendapat Tidur yang Berkualitas

Nah, di atas jenis-jenis dari insomnia. Kamu pernah ngalamin insomnia gak nih? Jika pernah, jenis insomnia apa yang pernah kamu alami?

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.