Sendi Sakit Bukan Cuma Urusan Lansia, Kamu yang Muda Juga Bisa Terkena Rematik

AKURAT JAKARTA - Rematik di usia muda mungkin terdengar aneh, tapi faktanya, penyakit ini tidak mengenal batas umur.
Rematik merupakan kondisi kronis yang muncul akibat sistem imun tubuh menyerang jaringan sendi sehat.
Walaupun lebih umum ditemukan pada orang berusia lanjut, para ahli menyebut bahwa anak muda kini juga semakin sering mengalaminya akibat kurangnya kesadaran menjaga kesehatan sendi.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Konser Denny Caknan Bulan Agustus 2025, Terdekat di Malang dan Karanganyar
Untuk mencegahnya, ada tiga langkah utama yang bisa kamu terapkan mulai sekarang.
Pertama, jaga pola makanmu.
Konsumsilah makanan dengan kandungan anti-inflamasi seperti ikan berlemak, sayuran hijau, buah beri, dan kacang-kacangan.
Hindari gorengan, makanan cepat saji, serta minuman manis yang memperparah peradangan.
Kedua, jangan malas bergerak.
Olahraga ringan seperti jalan kaki, yoga, berenang, atau bersepeda bisa membantu menjaga fleksibilitas sendi dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Aktivitas ini juga bisa mengurangi stres, salah satu faktor pemicu penyakit autoimun seperti rematik.
Ketiga, perhatikan postur tubuh saat beraktivitas.
Posisi duduk yang salah saat bekerja bisa memberi tekanan berlebih pada sendi, memicu ketegangan otot hingga rasa nyeri jangka panjang.
Baca Juga: Tiket Gratis Konser Ayu Ting Ting, Serunya Rayakan 15 Tahun Berkarya dengan Duet Bareng Raja Dangdut
Gunakan kursi yang menopang punggung dengan baik dan jangan lupa istirahat cukup—minimal 7 hingga 8 jam setiap malam.
Pencegahan sejak dini adalah kunci.
Dengan memulai dari hal sederhana, kamu bisa melindungi sendi dari risiko rematik di masa depan.
Baca Juga: Fakta Mengejutkan soal Pintu Darurat Pesawat yang Jarang Diketahui!
Jangan tunggu sampai rasa nyeri datang dan mengganggu aktivitas sehari-harimu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 3Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 4Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 5Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 6Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 7Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 8Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs FC Nurnberg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Die Werkself Taklukan Tim Kasta Kedua dengan Mudah?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




