Jakarta

6 Cara Sederhana Mendidik Anak Agar Lebih Percaya Diri

Zainal Abidin | 10 September 2025, 10:00 WIB
6 Cara Sederhana Mendidik Anak Agar Lebih Percaya Diri

AKURAT JAKARTA - Membangun percaya diri anak sejak dini adalah investasi penting bagi masa depan mereka.

Dengan percaya diri, anak lebih berani menyampaikan pendapat, menghadapi tantangan, serta nyaman dengan dirinya sendiri.

Namun, tidak cukup hanya memberi motivasi, kamu juga perlu menjadi teladan nyata agar anak belajar langsung dari contoh.

Baca Juga: Lomba Sihir, Nadin Amizah dan .Feast Gelar Konser Kembali Pulang di Samarinda, Penjualan Tiket Dibuka Hari Ini, Segini Harganya!

Psikolog Guttman menjelaskan, ada enam cara sederhana yang bisa dilakukan orangtua untuk membantu anak tumbuh lebih percaya diri.

Berikut cara sederhana yang bisa kamu terapkan sehari-hari:

1. Konsisten dengan batasan

Baca Juga: Once Mekel, Butet Kartaredjasa hingga Irma Maulani Bakal Meriahkan Festival Seni Multatuli 2025 di Alun-Alun Timur Rangkasbitung, Cek Tanggalnya!

Anak belajar dari orangtua yang tegas dalam menjaga batasan hidup, seperti waktu, ruang pribadi, dan keseimbangan kerja.

Sikap konsisten ini mengajarkan anak bahwa menjaga batasan bukanlah egois, melainkan bentuk kesehatan mental.

2. Belajar mengatakan “tidak”

Baca Juga: Jangan Remehkan! Ini 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Menghancurkan Usus

Ajarkan anak menolak dengan sopan tanpa merasa bersalah.

Dengan begitu, mereka terbiasa menjaga keseimbangan diri tanpa harus selalu mengorbankan kebutuhan pribadi.

3. Tidak terlalu sering meminta maaf

Baca Juga: Gratis! Keroncong Svaranusa 2025 di Aloon-Aloon Kota Blitar Digelar Akhir Pekan Ini, Menghadirkan Endah Laras hingga Silvi Kumalasari

Orangtua yang terlalu sering minta maaf memberi kesan ragu-ragu.

Anak bisa merasa keputusannya harus selalu divalidasi, sehingga justru menurunkan kepercayaan diri.

4. Pertahankan pendapat

Baca Juga: Jangan Lewatkan, Konser Maher Zain di Tiga Kota Besar Jakarta, Makassar dan Surabaya, Catat Informasi Waktu dan Lokasinya di Sini

Anak perlu melihat bahwa berbeda pendapat itu wajar.

Dengan begitu, mereka belajar berani menyuarakan pandangan tanpa takut ditolak.

5. Tunjukkan harga diri yang kuat

Baca Juga: 5 Minuman Favorit Zona Biru yang Bikin Awet Panjang Umur

Alih-alih bergantung pada validasi orang lain, ajarkan anak bangga pada dirinya sendiri.

Contoh: ganti ucapan “Mama bangga sama kamu” menjadi “Kamu seharusnya bangga pada dirimu sendiri.”

6. Prioritaskan diri sendiri (self-care)

Baca Juga: Kepulauan Seribu Jadi Destinasi Favorit Libur Panjang September 2025, Pengunjungnya Capai 7.000 Orang

Anak yang melihat orangtuanya menjaga diri lewat istirahat, olahraga, atau hobi akan belajar bahwa self-care adalah bagian penting dari hidup sehat.

Jika keenam tips ini diterapkan secara konsisten, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat, mandiri, dan percaya pada kemampuannya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.