Membaca Kode Buah di Supermarket, Langkah Kecil Melindungi Kesehatan Tubuh

AKURAT JAKARTA - Buah dikenal sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat yang penting untuk menjaga daya tahan tubuh serta mendukung fungsi organ secara alami.
Namun, tidak semua buah yang terlihat segar dan mengilap di rak supermarket memiliki kualitas yang sama dari sisi keamanan dan metode penanaman.
Banyak konsumen belum menyadari bahwa stiker kecil pada buah menyimpan informasi penting terkait cara budidaya dan potensi dampaknya bagi kesehatan.
Baca Juga: Rahasia Sayap Ayam Crispy Meski Digoreng Pakai Sedikit Minyak
Kode angka pada stiker buah (PLU) berfungsi membantu kasir sekaligus memberi petunjuk bagi konsumen yang teliti.
Kode PLU terdiri dari empat atau lima digit angka yang menunjukkan apakah buah ditanam secara konvensional, organik, atau melalui rekayasa genetika.
Buah dengan kode empat digit umumnya ditanam secara konvensional dengan penggunaan pestisida dan pupuk kimia dalam batas tertentu.
Baca Juga: Panduan Aman Mencuci Buah dari Kotoran dan Residu Pestisida demi Kesehatan Tubuh
Sementara itu, buah dengan lima digit yang diawali angka sembilan menandakan produk organik yang ditanam tanpa pestisida sintetis berbahaya.
Buah organik cenderung lebih aman dikonsumsi dalam jangka panjang karena residu bahan kimia di dalamnya jauh lebih rendah.
Paparan pestisida berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan hormon, iritasi pencernaan, hingga masalah kesehatan kronis bila terjadi terus-menerus.
Baca Juga: Komdigi Blokir Sementara Akses Grok
Oleh karena itu, membaca kode buah menjadi langkah sederhana namun penting untuk mengurangi risiko kesehatan yang sering diabaikan.
Kesadaran konsumen dalam memilih buah akan mendorong pola makan yang lebih sehat dan membantu tubuh bekerja secara optimal setiap hari.
Memilih buah bukan hanya soal harga dan tampilan, tetapi juga soal keamanan pangan yang masuk ke dalam tubuh keluarga.
Baca Juga: Dongeng Anak: Legenda Dewi Sri: Asal Muasal Padi
Anak-anak dan ibu hamil menjadi kelompok yang sangat disarankan mengonsumsi buah dengan paparan bahan kimia serendah mungkin.
Dengan memahami kode buah, konsumen dapat membuat keputusan lebih bijak sesuai kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing.
Kebiasaan teliti saat berbelanja juga menjadi bentuk perlindungan jangka panjang terhadap risiko penyakit yang muncul secara perlahan.
Baca Juga: Investor Simak! Rincian Harga Emas Antam dan Ketentuan Pajak Terbaru per 10 Januari
Langkah kecil seperti membaca stiker buah dapat membawa dampak besar bagi kesehatan tubuh di masa depan.
Masyarakat yang sadar pangan akan lebih kritis, tidak mudah tergiur tampilan, dan mengutamakan kualitas demi hidup yang lebih sehat. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





