5 Kebiasaan Positif Berbuka Puasa Bersama di Masjid yang Jarang Disadari, Kamu Sudah Merasakannya?

AKURAT JAKARTA - Berbuka puasa di masjid bukan hanya soal menikmati takjil gratis atau makan bersama.
Di balik kebiasaan sederhana tersebut, tersimpan pembelajaran karakter, nilai spiritual, hingga kepedulian sosial yang membentuk pribadi kamu menjadi lebih baik.
Berikut lima kebiasaan positif yang sarat makna tersebut.
Baca Juga: Rebusan Nanas dan Kunyit: Ramuan Herbal Alami Anti-Inflamasi hingga Detoks Hati
1. Menumbuhkan Semangat Berbagi
Menjelang Maghrib, jamaah datang membawa makanan untuk dibagikan.
Kebiasaan ini sejalan dengan anjuran Rasulullah tentang keutamaan memberi makan bagi orang yang berpuasa, yang pahalanya setara dengan orang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang tersebut.
Baca Juga: Rebung, Superfood Kaya Serat yang Baik untuk Jantung dan Cegah Risiko Kanker
Dari sini, kamu belajar tentang keikhlasan dan empati, terutama kepada mereka yang membutuhkan.
2. Mempererat Ukhuwah Islamiyah
Berbuka bersama mempertemukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang.
Baca Juga: Tujuh Manfaat Kurma untuk Perempuan, Nomor Empat Bikin Kamu Makin Yakin Konsumsi Rutin!
Duduk bersama dan saling menyapa membuat hubungan antarjamaah semakin akrab.
Masjid pun terasa sebagai pusat kebersamaan umat.
3. Membiasakan Adab Berbuka
Baca Juga: Ngabuburit Lebih Berkah, Ini 4 Cara Produktif Menunggu Azan Magrib
Biasanya jamaah diajak berdoa sebelum berbuka dan menyegerakannya saat azan.
Kebiasaan ini membantu kamu memahami adab berbuka sesuai sunnah Nabi Muhammad, sekaligus mempraktikkannya langsung.
4. Menghidupkan Masjid Selama Ramadhan
Baca Juga: Freezer Penuh Bunga Es? Ini Risiko yang Mengintai
Kegiatan berbuka membuat masjid lebih ramai.
Jamaah datang lebih awal untuk tadarus atau kajian, lalu melanjutkan sholat berjamaah hingga Tarawih.
Suasana ini menjadikan masjid pusat aktivitas spiritual dan sosial.
Baca Juga: Jangan Tunggu Menumpuk, Bersihkan Bunga Es dengan 3 Cara Ini
5. Menanamkan Disiplin dan Tertib
Menunggu azan, mengantre dengan rapi, serta membersihkan tempat makan melatih kedisiplinan.
Nilai sederhana ini membentuk karakter tanggung jawab dan saling menghargai.
Baca Juga: Asal Usul Ngabuburit Saat Ramadan, Ternyata Bukan Sekadar Tunggu Buka Puasa!
Berbuka bersama di masjid pada akhirnya bukan hanya soal makan bersama, tetapi tentang menanamkan nilai berbagi, kebersamaan, dan keberkahan dalam kehidupan kamu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









