Rahasia Lontong Padat dan Tidak Berair, Sudah Coba Tips Sederhana Ini?

AKURAT JAKARTA - Lontong menjadi salah satu makanan pelengkap favorit di berbagai hidangan khas Indonesia.
Namun, tidak sedikit orang yang masih mengalami kendala saat membuat lontong, seperti tekstur yang terlalu lembek, berair, atau mudah hancur.
Padahal, dengan teknik yang tepat, kamu bisa menghasilkan lontong yang padat, rapi, dan tahan lama.
Berdasarkan buku “Resep Andalan Resto Indonesia – Lontong & Ketupat” karya Wahyuni Mulyawati (PT Gramedia Pustaka Utama), ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan agar lontong memiliki kualitas yang lebih baik.
1. Gunakan beras berkualitas baik
Pilih beras dengan tekstur pulen seperti IR 64 atau beras mentik.
Baca Juga: Prediksi Skor Sporting CP vs Bodo/Glimt di UCL, 18 Maret 2026: Misi Comeback Tiga Gol di Lisbon
Jenis beras ini membantu menghasilkan lontong yang padat dan tidak mudah hancur.
Hindari beras yang terlalu pera karena cenderung membuat lontong mudah terurai saat dipotong.
2. Lakukan proses aron terlebih dahulu
Baca Juga: Prediksi Skor Arsenal vs Bayer Leverkusen di UCL, 18 Maret 2026: Dominasi The Gunners di Emirates
Rendam beras beberapa saat, lalu kukus hingga setengah matang sebelum dimasukkan ke dalam daun pisang.
Teknik ini membantu lontong lebih cepat matang saat direbus dan menghasilkan tekstur yang lebih pulen serta tahan lama.
3. Jangan mengisi beras terlalu penuh
Baca Juga: Prediksi Skor Chelsea vs PSG di UCL, 18 Maret 2026: Misi Sulit The Blues Kejar Defisit
=====
Saat dimasukkan ke dalam daun pisang, isi beras hanya sekitar sepertiga hingga setengah bagian.
Hal ini penting karena beras akan mengembang saat dimasak.
Jika terlalu penuh, lontong bisa pecah atau bagian dalamnya justru lembek.
4. Rebus dengan posisi berdiri
Pastikan lontong direbus dalam posisi berdiri dan seluruh bagian terendam air.
Cara ini membantu panas merata serta mencegah air masuk ke dalam lontong yang dapat membuat teksturnya menjadi berair.
Baca Juga: Prediksi Skor Manchester City vs Real Madrid di UCL, 18 Maret 2026: Misi Comeback Mustahil di Etihad
5. Rebus hingga benar-benar matang
Proses perebusan biasanya memakan waktu sekitar 4–5 jam.
Selama proses ini, kamu perlu memastikan air tetap cukup dan api stabil.
Setelah matang, tiriskan lontong dan biarkan dingin sebelum dipotong agar tidak hancur dan tetap padat.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, kamu bisa menghasilkan lontong yang tidak hanya enak, tetapi juga memiliki tekstur sempurna dan tidak mudah rusak saat disajikan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di La Liga, 20 September 2026: Duel Tim Kejutan di Riazor
- 2Prediksi Skor Leeds United vs Crystal Palace di Premier League, 20 September 2026: Mampukah The Whites Pertahankan Tren Positif?
- 3Prediksi Skor Villarreal vs Levante di La Liga, 20 September 2026: Mampukah El Submarino Amarillo Lanjutkan Momentum?
- 4Prediksi Skor Juventus vs Atalanta di Serie A, 20 September 2026: Bianconeri Ingin Lanjutkan Momentum Eropa
- 5Pengumuman Resmi! Berikut Daftar Peraih Medali Emas OSN SMA Sederajat 2026, Dari Matematika hingga Inovator AI
- 6Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs RB Leipzig di Bundesliga, 20 September 2026: Adu Momentum di BayArena
- 7Prediksi Skor Fulham vs Manchester United di Premier League, 20 September 2026: Misi The Red Devils Bangkit di Craven Cottage
- 8Prediksi Skor Bournemouth vs Liverpool di Premier League, 20 September 2026: Mampukah The Cherries Tahan The Reds?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







