Kenapa Bisa Kesepian Meski Punya Pasangan? Ini Penjelasannya

AKURAT JAKARTA - Rasa kesepian dalam hubungan biasanya muncul ketika komunikasi mulai berkurang dan kedekatan emosional perlahan memudar.
Hubungan yang awalnya penuh perhatian bisa berubah menjadi sekadar rutinitas tanpa koneksi yang mendalam.
Kondisi ini sering membuat pasangan merasa tidak benar-benar dipahami, meski tetap bersama setiap hari.
Sejumlah pakar menilai kesepian dalam hubungan tidak boleh diabaikan karena dapat memengaruhi kualitas hubungan dalam jangka panjang.
Karena itu, menjaga kedekatan emosional menjadi hal penting agar hubungan tetap sehat dan nyaman dijalani.
Peneliti kebahagiaan Sonja Lyubomirsky dan ilmuwan hubungan Harry Reis membagikan beberapa solusi berbasis sains untuk membantu mengatasi rasa kesepian dalam hubungan asmara.
1. Berani Bersikap Terbuka
Salah satu langkah penting adalah menunjukkan sikap terbuka kepada pasangan.
Baca Juga: Jangan Panik Saat Makeup Luntur, Begini Trik Touch Up Ulang dengan Cepat yang Wajib Dicoba
Kamu bisa mulai dengan menceritakan perasaan, kekhawatiran, maupun hal-hal yang selama ini dipendam.
Sikap jujur dan terbuka membantu pasangan memahami kondisi emosional yang sebenarnya.
Dengan begitu, hubungan tidak hanya terasa aman secara formal, tetapi juga hangat secara emosional.
2. Mendengarkan untuk Memahami
Mendengarkan pasangan bukan sekadar memberi respons cepat atau mencari jawaban.
Kamu perlu memberi perhatian penuh saat pasangan berbicara tanpa langsung menghakimi atau menyela.
Cara sederhana ini dapat membuat pasangan merasa dihargai dan didengarkan.
Kedekatan emosional pun biasanya lebih mudah terbangun ketika kedua pihak merasa dipahami.
Baca Juga: Jangan Langsung Dimasak, Begini Cara Membersihkan Kembang Kol agar Bebas Ulat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Bochum vs Mainz 05 di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Menghentikan Dominasi Tim Bundesliga?
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Hamburger SV vs Eintracht Frankfurt di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Duel Dua Tim dengan Pertahanan Rapuh
- 5Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 6Prediksi Skor Sonnenhof Grossaspach vs Augsburg di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Die Fuggerstadter
- 7Prediksi Skor Borussia Dortmund vs Werder Bremen di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Mampukah BVB Mempertahankan Dominasi?
- 8Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








