POTRET BERINGIN JAKARTA: Tiga Dekade Ramly HI Muhamad di Golkar, Puji Demokrasi Internal hingga Partai Tak Ketergantungan Sosok Pemimpin

AKURAT JAKARTA – Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (FKPPI) menjadi pintu awal Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhamad, bergabung dengan Partai Golkar pada 1989.
Sebelum terjun lebih jauh ke dunia politik, Ramly terlebih dahulu berkecimpung di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
Perjalanan tersebut kemudian membawanya menjadi bagian dari partai berlambang pohon beringin yang telah dia ikuti selama lebih dari tiga dekade.
Ramly mengungkapkan, keputusannya bergabung dengan Golkar tidak terlepas dari lingkungan organisasi FKPPI. Dia juga menyebut sosok seniornya, almarhum Laode Djeni Hasmar, sebagai orang yang pertama kali mengajaknya masuk ke Golkar.
"Yang pertama sekali adalah Bung Laode Djeni Hasmar. Saya punya senior tuh. Kebetulan bertetangga," kata Ramly saat diwawancarai terkait perjalanan dan harapannya terhadap Golkar dalam momentum HUT ke-62 partai tersebut.
Meski telah lama menjadi kader, Ramly mengaku tidak pernah bergabung dengan partai politik lain sebelum masuk Golkar.
Pengalamannya berorganisasi turut membentuk pandangannya mengenai dinamika politik dan pentingnya ruang untuk menyampaikan pendapat.
Menurut Ramly, salah satu hal yang menarik dari Golkar adalah proses pengambilan keputusan di internal partai. Dia menilai kader memiliki kesempatan untuk beradu argumentasi sebelum menentukan sikap bersama.
"Kalau di Golkar, yang menarik adalah pertarungan di dalam tubuh Golkar. Waktu memutuskan sesuatu, itu benar-benar dilihat kemampuannya atau apa yang harus diputuskan. Jadi tidak tergantung pimpinan," ujarnya.
Dia menilai mekanisme tersebut menjadi salah satu keunggulan Golkar dibandingkan partai lain yang dianggapnya lebih mengandalkan sistem komando.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 25 Oktober 2026: Duel Sengit di PreZero Arena
- 8Prediksi Skor Hull City vs Brentford di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Tigers Hentikan Ketajaman The Bees?
- 9Kekurangan 464 Ribu Guru, CPNS 2027 Buka Peluang bagi Fresh Graduate
- 10Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih







