Inabuyer B2B2G Expo 2026 di SMESCO Jakarta Resmi Dibuka, BRI Ikut Perkuat Akses Pasar dan Rantai Pasok UMKM

AKURAT JAKARTA - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), serta SMESCO Indonesia resmi membuka Inabuyer B2B2G Expo 2026 di Gedung SMESCO, Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, ajang ini diikuti oleh 140 perusahaan dari kementerian/lembaga, BUMN, dan sektor swasta yang berperan sebagai buyer dan supplier.
Kolaborasi lintas sektor tersebut menegaskan peran Inabuyer sebagai penghubung strategis untuk membuka akses pasar sekaligus memperkuat integrasi rantai pasok nasional bagi UMKM.
Baca Juga: Pemprov DKI Gandeng Danantara Bangun 2 PSEL, Kadis LH: Kita Siapkan Lahan dan Pasokan Sampah
Beragam agenda digelar dalam kegiatan ini, mulai dari business matching, pameran produk unggulan, diskusi panel, hingga penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan kontrak kerja sama.
Inabuyer tidak hanya menjadi ajang pertemuan bisnis, tetapi juga ruang konkret untuk menjawab kebutuhan pasar serta memperkuat posisi UMKM dalam ekosistem perdagangan nasional.
Pada tahun ini, fokus kegiatan diarahkan pada keterlibatan langsung UMKM dalam program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Perumahan Rakyat, dan Sekolah Rakyat. Langkah ini diharapkan membuka peluang kemitraan yang lebih nyata dan berkelanjutan.
Selain itu, perluasan akses UMKM ke sektor ritel modern dan pusat perbelanjaan juga menjadi perhatian, sejalan dengan upaya peningkatan penggunaan produk dalam negeri serta penguatan pasar domestik.
Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, menegaskan pentingnya peran UMKM dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
"Di tengah ketidakpastian global, Indonesia perlu terus memperkuat ketahanan ekonomi domestik dengan menempatkan UMKM sebagai pilar utama ekonomi inklusif," ungkapnya.
"Inabuyer B2B2G Expo 2026 menjadi ruang temu strategis yang mempertemukan pemerintah, sektor swasta, dan UMKM dalam membangun kemitraan yang setara dan saling menguntungkan," lanjutnya.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong terbentuknya ekosistem usaha yang terintegrasi, memperluas penggunaan produk dalam negeri, serta membuka peluang kerja sama berkelanjutan bagi UMKM.
Senada dengan itu, Sekretaris Utama LKPP, Iwan Herniwan, menyebut belanja pemerintah memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Melalui Inabuyer B2B2G Expo 2026, kami mempertemukan kebutuhan pemerintah dengan kapasitas UMKM dan industri, sekaligus membuka akses pasar yang lebih nyata melalui ekosistem yang transparan, inklusif, dan berpihak pada produk dalam negeri," katanya.
Sementara Ketua Umum HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah, menilai penguatan perdagangan dalam negeri menjadi keharusan strategis di tengah dinamika ekonomi global.
"Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional melalui peningkatan daya saing UMKM dan produk lokal, serta penguatan rantai pasok domestik yang terintegrasi dari hulu ke hilir," ujarnya.
Menurutnya, sektor ritel memiliki peran sentral sebagai penggerak permintaan sekaligus jalur distribusi utama bagi produk lokal dan UMKM.
Dengan ekosistem yang terintegrasi, kualitas dan keberagaman produk lokal akan meningkat serta membuka peluang lebih besar untuk menembus pasar global melalui ekspor.
Penyelenggaraan Inabuyer B2B2G Expo 2026 turut didukung oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai sponsor, yang mempertegas komitmen sektor perbankan dalam mendorong akses pembiayaan dan pengembangan kapasitas UMKM.
Kegiatan ini diharapkan menjadi katalis dalam memperkuat ekosistem perdagangan dalam negeri yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan peran UMKM dalam pembangunan ekonomi nasional.
Baca Juga: 5 Bansos Ini Cair Bulan Mei 2026: Cek Syarat, Besaran Dana, dan Cara Pencairannya di Sini!
Pelaksanaan Inabuyer B2B2G Expo 2026 juga sejalan dengan Asta Cita 3, 5, dan 6, Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk KUKM, serta Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan kampanye Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Bochum vs Mainz 05 di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Menghentikan Dominasi Tim Bundesliga?
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Hamburger SV vs Eintracht Frankfurt di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Duel Dua Tim dengan Pertahanan Rapuh
- 5Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 6Prediksi Skor Sonnenhof Grossaspach vs Augsburg di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Die Fuggerstadter
- 7Prediksi Skor Borussia Dortmund vs Werder Bremen di DFB-Pokal, 28 Oktober 2026: Mampukah BVB Mempertahankan Dominasi?
- 8Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





