10 Negara Resmi Keluarkan Travel Warning ke Indonesia, Mana Saja?

AKURAT JAKARTA - Travel warning ke Indonesia menjadi sorotan setelah 10 negara resmi mengeluarkan peringatan bagi warganya.
Situasi keamanan yang dipicu aksi unjuk rasa di berbagai wilayah membuat banyak pihak meningkatkan kewaspadaan.
Bahkan, unjuk rasa ini sudah menelan korban jiwa dan memaksa aparat mengerahkan gas air mata serta meriam air untuk membubarkan massa.
Baca Juga: Kota Tua Sepi Usai Demo, Pengunjung Merosot Drastis dari Ribuan Jadi Ratusan
Kamu tentu bertanya-tanya, negara mana saja yang mengeluarkan peringatan resmi ini?
Mengutip Travel and Tour World, berikut daftar lengkapnya:
1. Australia
Travel warning level 2, imbauan untuk selalu waspada pada perkembangan kondisi.
2. Kanada
Minta warganya ekstra hati-hati, terutama karena adanya korban jiwa akibat demonstrasi.
3. Inggris
Wajibkan warganya terus update berita dan menghindari kerumunan.
Baca Juga: Catat! Rang Solok Baralek Gadang 2025 Digelar 11–13 September, Berikut Rangkaian Acaranya
4. Amerika Serikat
Menginstruksikan warganya menjauhi aksi demo dan memahami rute alternatif perjalanan.
5. Malaysia
Anjurkan warganya menunda perjalanan yang tidak mendesak ke Indonesia.
Baca Juga: Agoda Rilis Daftar Destinasi Kuliner Asia, Indonesia Tembus Lima Besar
6. Singapura
Mengingatkan agar warga tidak berada di lokasi protes, terutama di Bali dan Jakarta.
7. Prancis
Minta warganya patuh instruksi pihak berwajib dan menjauhi area unjuk rasa.
8. Jepang
Khususnya melarang warganya mendekati kawasan sekitar Gedung DPR/MPR.
9. Jerman
Ingatkan warganya untuk menjauhi pusat kota dan lokasi yang rawan demonstrasi.
Baca Juga: Santai di Tengah Hiruk Pikuk, Rooftop Café Jadi Pelarian Warga Jakarta
10. Selandia Baru
Anjurkan warganya tidak ke Indonesia kecuali untuk urusan penting.
Travel warning ini sejatinya bukan hanya mengingatkan soal keamanan pribadi, tapi juga pentingnya menjaga lingkungan sekitar dari potensi kerusakan.
Baca Juga: 3 Tempat Wisata Dekat Rumah Ahmad Sahroni, Tanjung Priok Ternyata Punya Banyak Pilihan
Abu Rokhmad, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, juga mengingatkan bahwa momentum krisis bisa menjadi refleksi bersama untuk memperkuat solidaritas sosial.
Fenomena ini menjadi pengingat buat kamu agar lebih tanggap dengan kondisi sekitar.
Dengan langkah preventif, setiap orang bisa tetap aman meskipun suasana sedang tidak stabil. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 3Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 4Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 5Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 6Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 7Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 8Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs FC Nurnberg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Die Werkself Taklukan Tim Kasta Kedua dengan Mudah?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







