Eco Edu Wisata Ciliwung: Belajar Menjaga Alam Sambil Berwisata

AKURAT JAKARTA - Jakarta yang identik dengan deretan gedung pencakar langit ternyata masih menyimpan ruang hijau edukatif yang menarik untuk dikunjungi.
Salah satunya adalah Eco Edu Wisata Ciliwung yang berada di kawasan Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan.
Destinasi ini hadir bukan sekadar sebagai tempat rekreasi, melainkan juga ruang belajar terbuka tentang pentingnya menjaga lingkungan, khususnya kelestarian Sungai Ciliwung.
Baca Juga: Jakarta Heritage: Rute Baru Menjelajahi Luasnya Ibu Kota dengan Bus Tingkat Terbuka
Eco Edu Wisata Ciliwung dibangun di sepanjang bantaran sungai dengan konsep edukasi lingkungan.
Setiap sudutnya didesain agar pengunjung tidak hanya bersantai menikmati suasana, tetapi juga memahami bagaimana sungai bisa menjadi sumber kehidupan jika dijaga dengan baik.
Menariknya, kawasan ini dulunya merupakan lahan yang kumuh, namun kini telah disulap menjadi taman edukasi ramah lingkungan yang asri.
Di sini pengunjung bisa mencoba river school untuk belajar tentang ekosistem sungai dan ikut kegiatan urban farming di kebun pangan.
Pengunjung juga akan mendapatkan edukasi secara langsung terkait pengolahan sampah organik menjadi kompos.
Selain itu, di sini terdapat greenhouse, budidaya maggot BSF, serta area perikanan dan peternakan kecil yang bisa memberikan pengalaman baru, terutama bagi anak-anak.
Baca Juga: Menyusuri Keindahan Batik di Museum Batik Indonesia TMII
Tidak ketinggalan, kegiatan susur sungai dengan perahu sepanjang tiga kilometer menjadi daya tarik tersendiri yang menambah keseruan.
Selain itu, Eco Edu Wisata Ciliwung juga dilengkapi dengan taman bermain anak, ruang terbuka hijau, dan spot edukasi tanaman endemik.
Semua fasilitas ini dapat dinikmati secara gratis, karena tidak ada tiket masuk yang dipungut dari pengunjung.
Baca Juga: Rayakan Hari Batik dengan Menjelajahi 7 Destinasi Kampung Batik Nusantara
Dengan konsep ramah lingkungan dan biaya nol rupiah, Eco Edu Wisata Ciliwung menjadi pilihan tepat bagi warga Jakarta yang ingin berwisata sambil belajar menjaga alam.
Tempat ini membuktikan bahwa sungai bukan hanya jalur air, tetapi juga ruang hidup yang bisa memberi manfaat besar bagi masyarakat jika dirawat dengan baik. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








