Sejumlah Delegasi KTT D8 Walkout Saat Pidato Prabowo, Kemlu Jelaskan Apa yang Terjadi

AKURAT JAKARTA - Sejumlah delegasi dari negara-negara peserta KTT D8 melakukan walkout saat Presiden Prabowo Subianto beri pidato dalam forum yang digelar pada Kamis (19/12) lalu.
Peristiwa yang terjadi di Istana Kepresidenan New Administrative Capital, Kairo, Mesir tersebut menjadi viral lantaran presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, turut keluar saat Prabowo sampaikan pidatonya.
Bahkan terlihat beberapa delegasi nampak menyenggol kursi Prabowo saat keluar ruangan.
Meskipun sejumlah delegasi memilih untuk walkout, masih nampak delegasi lain yang tetap duduk dan menyimak pidato Prabowo dengan seksama, termasuk perwakilan dari PBB dan Palestina.
Hingga kini, penyebab pasti dari tindakan walkout tersebut belum diketahui.
Namun, di tengah insiden tersebut, Presiden Prabowo tetap menyampaikan pidatonya dengan tegas, menyuarakan pentingnya solidaritas antarnegara Islam.
Ia menekankan perlunya saling mendukung dan bersatu, khususnya dalam memberikan bantuan kepada negara-negara seperti Palestina, Lebanon, dan Suriah.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia memberikan penjelasan terkait insiden yang terjadi saat delegasi Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT D8 meninggalkan ruangan saat Presiden Prabowo Subianto berpidato.
Juru Bicara Kemlu, Rolliansyah Soemirat (Roy), menjelaskan bahwa keluar-masuknya delegasi selama pertemuan internasional, termasuk di forum seperti PBB, adalah hal yang wajar.
"Sifat keluar masuk ruangan meeting adalah hal yang lumrah untuk meeting internasional," ungkap Roy dikutip dari ANTARA, Senin (23/12).
Menurutnya, para delegasi seringkali terlibat dalam pertemuan paralel, seperti pertemuan bilateral dengan ketua delegasi di ruang lain, selama acara internasional berlangsung.
Roy menegaskan bahwa setiap delegasi memiliki hak untuk menentukan kapan ketua delegasinya duduk di ruang pertemuan atau meninggalkan ruangan, sesuai dengan kebiasaan yang berlaku di forum internasional.
Meskipun ada delegasi yang keluar ruangan saat pidato, Kemlu memastikan bahwa Presiden Prabowo tetap memiliki kesempatan untuk melakukan pertemuan singkat dengan para ketua delegasi lainnya, termasuk dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Presiden Prabowo dan Presiden Erdogan bahkan berbincang dalam suasana yang sangat bersahabat.
Termasuk saat duduk berdampingan dalam acara makan siang yang diadakan setelah KTT.
Sebagai informasi, Presiden Prabowo menyampaikan pidato dalam sesi pleno bertema "Investing in Youth and Supporting SMEs: Shaping Tomorrow’s Economy", yang juga mencakup pembahasan mengenai situasi di Palestina dan Lebanon.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






