Saat Wisatawan Panik Jadi Sasaran, Kenali 5 Modus Penipuan Perjalanan

AKURAT JAKARTA - Merencanakan perjalanan seharusnya menjadi bagian yang menyenangkan.
Namun, wisatawan kini menghadapi ancaman yang tidak selalu terlihat jelas, yakni penipuan digital yang memanfaatkan data perjalanan dan kecerdasan buatan (AI).
Modusnya semakin sulit dikenali karena pelaku tidak lagi mengandalkan pesan dengan tata bahasa buruk atau situs web yang terlihat asal-asalan.
Mereka dapat membuat komunikasi yang menyerupai pesan resmi dari hotel, maskapai, hingga penyedia layanan perjalanan.
Florent Silve dari platform manajemen perjalanan Engine dan Iskander Sanchez-Rola, pakar penipuan dari Norton, mengatakan penipuan kini dapat dibuat menyerupai komunikasi yang memang diharapkan wisatawan.
Masalahnya, pesan tersebut sering muncul ketika wisatawan sedang berada dalam situasi yang membuat mereka panik.
Pesan Hotel Bermasalah Bisa Jadi Jebakan
Salah satu contoh adalah pesan yang mengaku berasal dari hotel.
Wisatawan dapat menerima email atau SMS yang menyebut ada masalah dengan pembayaran atau reservasi.
Pelaku kemudian meminta korban segera memperbaiki masalah tersebut melalui tautan yang diberikan.
Baca Juga: Sempat Takut Dikucilkan karena Hindu, Naya Justru Dibantu Belajar Islam di UIN Jakarta
Modus ini menjadi lebih meyakinkan karena informasi yang digunakan bisa berasal dari reservasi asli.
Data tersebut dapat diperoleh pelaku setelah melakukan phishing terhadap staf hotel.
Jika menerima pesan semacam itu, wisatawan sebaiknya tidak langsung mengeklik tautan.
Hubungi hotel melalui situs resminya dan gunakan nomor kontak yang tercantum di sana untuk memastikan informasi tersebut.
Jangan Langsung Panik Saat Penerbangan Dibatalkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 3POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








