Menang OSN 2026 Bukan Berhenti di Medali, Ini Jalan yang Terbuka Setelahnya

AKURAT JAKARTA - Perdebatan mengenai hadiah pembinaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 sempat membuat perhatian tertuju pada satu hal: berapa uang yang diterima para pemenang.
Kekhawatiran muncul setelah adanya informasi mengenai pemangkasan anggaran Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Namun, pada pelaksanaan OSN Jenjang Pendidikan Menengah 2026, nominal uang pembinaan ternyata tetap diberikan.
Peraih medali emas mendapatkan Rp25 juta, perak Rp20 juta, sedangkan perunggu Rp15 juta.
Di balik nominal tersebut, ada hal lain yang justru menjadi bagian penting dari kemenangan di OSN.
Medali yang diperoleh siswa bukan hanya menjadi penghargaan atas hasil kompetisi, tetapi juga dapat membuka akses menuju pembinaan dan kesempatan akademik berikutnya.
Setelah Medali, Ada Peluang ke Ajang Dunia
Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Maria Veronica Irene, mengatakan peraih juara OSN memiliki sejumlah peluang pengembangan setelah kompetisi.
"Untuk apresiasi uang pembinaan, peluang untuk ke ajang internasional dengan pembinaan di Pelatnas, bina talenta, beasiswa, potensi untuk masuk dalam perguruan tinggi melalui jalur prestasi. Semua itu disediakan oleh Kemendikdasmen untuk mendukung pengembangan talenta di Indonesia," kata Irene dalam keterangan resminya, Senin (21/9/2026).
Artinya, kemenangan di OSN dapat menjadi bagian dari perjalanan yang lebih panjang.
Baca Juga: Kemenag Batasi Ponsel di Sekolah, Kasus SMAN 72 Disebut Jadi Alarm Keras
Peserta dengan capaian terbaik berkesempatan mengikuti pembinaan lanjutan untuk dipersiapkan menuju kompetisi sains internasional.
Kemendikdasmen sebelumnya juga menjelaskan bahwa peserta terbaik OSN dapat mengikuti pembinaan untuk ajang seperti International Mathematical Olympiad (IMO), International Physics Olympiad (IPhO), dan International Olympiad in Informatics (IOI).
Dengan skema tersebut, medali OSN bukan sekadar tanda bahwa seorang siswa berhasil mengalahkan peserta lain dalam satu kompetisi.
Prestasi tersebut dapat menjadi salah satu pintu menuju proses pembinaan berikutnya.
566 Finalis Jadi Bagian dari Seleksi Talenta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 7Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 8Prediksi Skor AC Milan vs Ferencvaros di UEL, 6 November 2026: Momentum Derby Jadi Modal Rossoneri
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





