Jakarta

TNI Buka Suara soal Kabar Pengerahan Pasukan Besar-besaran ke Jakarta Hari Ini: Tugas Negara Demi Menjaga NKRI!

M Rahman Akurat | 4 November 2026, 11:21 WIB
TNI Buka Suara soal Kabar Pengerahan Pasukan Besar-besaran ke Jakarta Hari Ini: Tugas Negara Demi Menjaga NKRI!
Ilustrasi - Pengerahan personel TNI ke Jakarta

AKURAT JAKARTA — Tentara Nasional Indonesia (TNI) akhirnya buka suara terkait kabar pengerahan prajurit dalam jumlah besar ke DKI Jakarta.

Pihak TNI menegaskan bahwa pergerakan pasukan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas negara demi menjaga kesatuan Republik Indonesia.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, menjelaskan bahwa mobilitas maupun pengerahan pasukan ke ibu kota adalah langkah yang wajar dalam organisasi militer.

Baca Juga: Pajero Sport 2027 Bikin Penasaran, Mesin Diesel 2.4L Bertenaga dan Dimensi Bodi 4.840 mm!

"Pengerahan pasukan merupakan hal yang biasa dilakukan karena TNI dituntut senantiasa siap siaga untuk melindungi segenap bangsa dan menjaga keutuhan NKRI, selalu siap melaksanakan tugas berpedoman perundang-undangan yang berlaku," ujar Mayjen TNI Muhammad Nas kepada wartawan, Rabu (4/11/2026).

Meski demikian, Mabes TNI belum bersedia menjelaskan secara detail mengenai maksud dan tujuan spesifik dari pengerahan pasukan tersebut.

Mayjen Nas juga tidak merinci berapa jumlah total personel yang diterjunkan ke wilayah Jakarta.

Saat dikonfirmasi mengenai dugaan apakah pengerahan personel ini dilakukan untuk mengantisipasi rencana aksi demonstrasi dalam waktu dekat, Kapuspen TNI memilih untuk tidak merespons pertanyaan tersebut.

Baca Juga: Mitsubishi Pajero Sport 2027 Bikin Heboh! Torsi Jumbo 430 Nm, Penggerak 4x4 dan Kabin Super Luas

Isu Pengerahan Tiga Matra dan Respons TNI AL

Sebelumnya, beredar pesan berantai di media sosial dan aplikasi percakapan yang menyebutkan adanya pengiriman personel secara masif ke Jakarta.

Pesan tersebut mengklaim bahwa pergerakan ini melibatkan prajurit dari tiga matra sekaligus, yaitu TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU).

Salah satu matra yang santer dikabarkan mengirimkan pasukan dalam jumlah besar adalah TNI AL.

Terkait isu keterlibatan prajurit matra laut, Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul sempat dihubungi untuk memberikan konfirmasi.

Namun, hingga berita ini diturunkan, Tunggul belum memberikan jawaban resmi terkait kabar burung yang beredar di masyarakat tersebut.

Pihak TNI mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi berlebihan, mengingat kesiapsiagaan pasukan adalah prosedur standar dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.