Jakarta

Pemkab Tangerang Gelar Gerakan Pangan Murah atau GPM, Wabup Intan: Untuk Meringankan Masyarakat Memenuhi Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha 2025

Sastra Yudha | 3 Juni 2025, 17:09 WIB
Pemkab Tangerang Gelar Gerakan Pangan Murah atau GPM, Wabup Intan: Untuk Meringankan Masyarakat Memenuhi Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha 2025


AKURAT JAKARTA - Jelang hari raya Idul Adha 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serta Bazar Murah UMKM.

GPM dan Bazar Murah UMKM yang digelar di Alun-Alun Tigaraksa ini, dihadiri langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, Selasa (3/6/2025).

Wabup Intan menyebut, program kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut bertujuan untuk meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Adha.

Baca Juga: Pemprov DKI Gelar Pemutihan Ijazah untuk 1.315 Siswa SD hingga SMA dengan Anggaran Capai Rp 4,3 Miliar, Berikut Rinciannya

Selain itu, Gerakan Pangan Murah (GPM) serta Bazar Murah UMKM digelar untuk mendukung pengendalian inflasi di Kabupaten Tangerang.

"Program subsidi sembako ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Idul Adha," katanya

Kegiatan GPM ini menyediakan 1.000 paket komoditi bersubsidi yang terdiri dari 2 kg gula pasir, 2 liter minyak goreng, dan 2 kg tepung terigu, dengan harga jual Rp 54.000 perpaket, jauh di bawah harga pasar.

"Paket Sembako tersebut dapat ditebus dengan harga Rp 54.000 dari belanja modalnya Rp 90.000-an," ungkapnya.

Jadi, ungkap Intan, pemerintah daerah memberikan subsidi untuk masyarakat sekitar Rp 43.000 per paket.

"Tujuannya, supaya mereka bisa menembus komoditi-komoditi yang dibutuhkan dengan harga yang lebih terjangkau," jelasnya.

Intan menegaskan, Pemkab Tangerang berkomitmen untuk mendukung penuh program-program yang bertujuan menjaga stabilitas harga bahan pokok di wilayahnya.

Baca Juga: Tak Biasa! Bupati Tangerang Serahkan 100.000 Ekor Benih Lele dan Sarana Budidaya Perikanan Kepada 10 Polsek, Dukung Program Ketahanan Pangan

Sebelumnya, Pemkab Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) bersama Kecamatan Tigaraksa, juga menggelar GPM di halaman Kantor Kecamatan Tigaraksa, Senin (2/6/2025).

Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika Sutrisno, menjelaskan bahwa GPM dilaksanakan sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

“Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah atau GPM ini, kami bekerja sama dengan vendor penyedia pangan yang terdiri dari pelaku usaha pangan, kelompok tani, kelompok wanita tani, maupun UKM pangan DPKP Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Asep mengatakan, berbagai kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan ini. Mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga aneka hasil pertanian dan hortikultura.

"Semuanya ditawarkan dengan harga terjangkau dibandingkan dengan harga pasar," ungkapnya.

Dalam kegiatan ini, DPKP Kabupaten Tangerang bekerjasama dengan Kecamatan Tigaraksa dan 10 Vendor Penyedia Pangan, di antaranya:

Baca Juga: Kemenkes Imbau Warga Waspada Kenaikan Kasus COVID-19 di Indonesia, Dinkes DKI Pastikan Jakarta Tak Ada Peningkatan Kasus

1. Kecamatan Tigaraksa : 2.000 paket sembako subsidi

2. Atung Farm : Telur Ayam Ras (Rp 25.000/Kg; terjual sebanyak 300 Kg)

3. H. M. Ulung : Cabai Merah, Cabai Rawit, Bawang Merah, Bawang Putih, dan sayur

4. Poktan Karya Jaya : Beras Putih (Rp 12.000/Kg; terjual sebanyak 250 Kg)

5. Poktan Sukamukti : Produk Buah dan Sayur

6. PT. Prima Food : Daging Ayam, Beras, Minyak Goreng, Tepung Terigu, Frozen food

7. KWT Gerabuka : Produk Buah Sayur dan olahan pangan lokal

8. KWT Dwi Surya Lestari : Produk olahan pangan lokal

9. UMKM Goo Rich : Daging sapi, produk olahan pangan lokal

10. UMKM Yuli Frozen : Produk Frozen Food

11. ⁠UMKM Sri Belimbing Wuluh : Olahan Pangan Lokal.

Baca Juga: Ayo ke JKF 2025, Destinasi Wisata Jakarta yang Penuh Kreativitas

Wabup Intan berharap, kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan secara rutin di kemudian hari. 

"Semoga program subsidi tebus murah sembako ini dapat kembali dilaksanakan ke depannya," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.