Kecamatan Rajeg dan Sukamulya Kabupaten Tangerang Gelar Musrenbang, Ini yang Jadi Fokus Pembahasannya

AKURAT JAKARTA - Dua kecamatan di Kabupaten Tangerang, yaitu Kecamatan Rajeg dan Kecamatan Sukamulya, telah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2027.
Dalam Musrenbang tersebut, masing-masing merumuskan program kerja dan usulan pembangunan untuk tahun 2027.
Musrenbang dihadiri oleh berbagai unsur, seperti anggota DPRD Kabupaten Tangerang, perwakilan dari Provinsi Banten, serta Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) yang terdiri dari Kapolsek, Danramil, serta kepala desa.
Baca Juga: 7 Makanan Tinggi Protein yang Penting Menjaga Kesehatan
Musrenbang Kecamatan Rajeg lebih memfokuskan pada dua sektor utama, yakni pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengembangan infrastruktur.
Sedangkan Musrenbang Kecamatan Sukamulya lebih focus pada memperkuat sinergi pembangunan berbasis aspirasi masyarakat.
Musrenbang Kecamatan Rajeg
Camat Rajeg, Oman Apriaman, menyampaikan bahwa saat ini tercatat ada sekitar 230 UMKM di Kecamatan Rajeg. Ia berharap dukungan dari pemerintah Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten dapat mempercepat kemajuan sektor ini.
Musrenbang menganggarkan sebesar Rp 34.717.222.812. Usulan ini diharapkan dapat mewujudkan pembangunan yang lebih merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Rajeg.
“Mudah-mudahan usulan-usulan yang diusulkan tahun ini dapat segera direalisasikan pada tahun 2027,” harapnya.
Dalam Musrenbang kali ini, berbagai usulan dan aspirasi masyarakat disampaikan antara lain masalah kemacetan, sampah, banjir, dan jalan rusak.
Salah satu isu yang paling mendesak adalah kemacetan di beberapa titik utama Kecamatan Rajeg, seperti di jalur Kukun-Cadas, Kukun-Mauk, Kukun-Daon, dan Kukun-Pasar Kemis.
Di sisi lain, permasalahan timbunan sampah masih menjadi isu penting, terutama terkait pengelolaan sampah rumah tangga dan aktivitas usaha yang belum optimal.
"Sebanyak 50 usulan diajukan ke Pemerintah Kabupaten Tangerang dan 27 usulan lainnya ke Provinsi Banten," ungkapnya.
Masalah jalan rusak di beberapa ruas jalan akibat tingginya intensitas penggunaan kendaraan dan pengaruh genangan air, juga menjadi tantangan lain yang harus segera diatasi.
“Kerusakan jalan ini menghambat kelancaran lalu lintas dan menurunkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan,” tutur Camat Oman.
Baca Juga: Legislator Golkar Ramly HI Apresiasi Dinkes DKI, Nilai Pola Kerja Layak Dicontoh Dinas Lain
Anggota DPRD Provinsi Banten, Wawan Suhada, menegaskan bahwa sebagian besar usulan masyarakat berfokus pada kebutuhan dasar, seperti kebersihan, sanitasi, serta perbaikan infrastruktur.
Salah satu isu utama yang diangkat dalam Musrenbang ini, lanjut Wawan, adalah masalah kemacetan di sekitar Lampu Merah Rajeg.
“Kita akan mencoba solusi penguraian kemacetan, khususnya untuk pemotor yang seringkali bersinggungan dengan mobil. Kami akan pisahkan jalur motor dan mobil, dan semoga masalah ini bisa teratasi,” ujarnya.
Wawan juga menambahkan bahwa Musrenbang bukan hanya ajang untuk menyampaikan aspirasi, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah daerah.
“Semakin banyak wadah komunikasi seperti ini, semakin mengurangi kesenjangan antara masyarakat dengan pemerintah. Ini adalah kesempatan bagi anggota legislatif untuk lebih dekat dengan masyarakat,” katanya.
Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Penyakit, Gubernur Pramono Minta Jajaran Siaga Super Flu dan DBD
Musrenbang Kecamatan Sukamulya
Kecamatan Sukamulya menyelenggarakan Musrenbang di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Sukamulya, pada Selasa (20/1/2026).
Musrenbang ini mengusung tema “Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Berkelanjutan.”
Tema ini sebagai upaya memperkuat fondasi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Musrenbang dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang, organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Sukamulya, serta unsur masyarakat lainnya.
Camat Sukamulya, Kholid Mawardi, menyampaikan sejumlah program prioritas pembangunan meliputi:
1. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien
2. Penguatan perekonomian yang produktif dan berdaya saing
3. Peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan
4. Percepatan pembangunan infrastruktur yang terpadu dan merata
5. Penguatan ketahanan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
“Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi ruang strategis untuk membangun komitmen bersama," ujar Camat Kholid.
"Pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang direncanakan dengan mendengar suara masyarakat, dilaksanakan secara kolaboratif, dan berorientasi pada keberlanjutan,” lanjutnya.
Sebanyak 50 program skala prioritas kecamatan Sukamulya diajukan untuk tahun 2027. Semua berdasarkan masukan dari kebutuhan masyarakat.
Musrenbang Kecamatan Sukamulya menganggarkan pagu anggaran Rp 26.849.000.000.
Dengan anggaran tersebut, semua program dan usulan dapat dijalankan dengan lancar.
Sementara Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Dina Maria Ulfa, menegaskan pentingnya Musrenbang sebagai dasar pengambilan kebijakan di tingkat legislatif.
“Aspirasi yang disampaikan dalam Musrenbang ini akan menjadi perhatian kami di DPRD. Kami berkomitmen untuk mengawal usulan prioritas agar dapat terakomodasi dalam perencanaan dan penganggaran daerah, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.
Melalui Musrenbang Kecamatan Sukamulya ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 25 Oktober 2026: Duel Sengit di PreZero Arena
- 8Prediksi Skor Hull City vs Brentford di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Tigers Hentikan Ketajaman The Bees?
- 9Kekurangan 464 Ribu Guru, CPNS 2027 Buka Peluang bagi Fresh Graduate
- 10Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih





