Jakarta

Nyamuk Wolbachia Bakal Ditebar ke Seluruh Kembangan Jakarta Barat, Cegah Kasus DBD Terus Meningkat

Yasmina Nuha | 13 Maret 2025, 17:23 WIB
Nyamuk Wolbachia Bakal Ditebar ke Seluruh Kembangan Jakarta Barat, Cegah Kasus DBD Terus Meningkat

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bakal memperluas penyebaran Nyamuk Wolbachia untuk mengatasi penyebaran DBD di Jakarta Barat.

Hal ini dilakukan pihak Dinkes DKI mengingat Jakarta Barat menjadi wilayah yang memiliki kasus DBD terbanyak di Jakarta mencapai 418 kasus.

Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyebaran nyamuk Wolbachia ke 2 kelurahan. Nantinya, mereka akan memperluas penyebaran ke kelurahan ketiga.

Baca Juga: Isuzu Panther Ketar-ketir, Toyota Kijang Super 2025 Siap Gusur Ketangguhan Sang Raja Diesel

"Wolbachia sekarang sudah dapat 2 kelurahan, akan diperluas ke kelurahan yang ketiga. Pokoknya itu di Kecamatan Kembangan, yang sudah itu di Kembangan Utara dan Meruya Utara," ujar Ani kepada wartawan, Kamis (13/3/2025).

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menargetkan bahwa seluruh kelurahan di Kecamatan Kembangan akan disebar nyamuk Wolbachia.

"Pokoknya targetnya semua kelurahan di Kecamatan Kembangan akan diterapkan Wolbachia," katanya.

Ia juga menjelaskan, pelaksanaan penyebaran ini secara keseluruhan sudah berjalan baik. Namun, terdapat beberapa kendala yang dihadapi mereka, terutama terakit ketersediaan telur nyamuk Wolbachia.

"Memang agak lambat dari perencanaan karena, beberapa hal antara lain karena ketersediaan telurnya. Kekurangan suplai, jadi kita menyesuaikan dengan ketersediaan telurnya," terangnya.

Terkait dengan persiapan wilayah ketiga penyebaran, pihaknya sudah menyiapkan orang tua asuh yang sudah dipersiapkan di 4 kelurahan.

"Sekarang udah persiapan OTA (orangtua asuh). Kita sebenarnya nyiapin OTA langsung di 4 kelurahan. Nanti perluasannya tergantung seberapa banyak stok telur," ucapnya.

Baca Juga: Asyik! Pendaftaran Mudik Gratis 2025 Pemprov DKI Jakarta Gelombang 2 Segera Dibuka, Tunggu Dishub Selesai Verifikasi

"Nanti tergantung grid, di setiap wilayah dibuat grid-grid, nanti ada beberapa OTA," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengungkapkan bahwa Jakarta Barat menjadi wilayah dengan kasus DBD tertinggi di Jakarta.

"Berdasarkan tempat, jumlah kasus tertinggi di Jakarta Barat sebanyak 418 kasus dan IR/100.000 penduduk: 15,98," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ani menjelaskan bahwa Jakarta adalah daerah endemis DBD, sehingga setiap tahun selalu ada kasusnya dan samgat terpengaruh kondisi cuaca. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.