Jakarta

Terkait Perbaikan Pasar Taman Puring Usai Ludes Terbakar, Gubernur Pramono: Masih Ada Persoalan di Lapangan, Kita Dalami Dulu!

Yasmina Nuha | 30 Juli 2025, 20:16 WIB
Terkait Perbaikan Pasar Taman Puring Usai Ludes Terbakar, Gubernur Pramono: Masih Ada Persoalan di Lapangan, Kita Dalami Dulu!

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa terdapat persoalan terkait pembangunan kembali Pasar Taman Puring usai ludes terbakar pada Senin (28/7) malam.

"Jadi gini, kemarin kebetulan kami rapat mengenai Taman Puring dan ternyata memang di Taman Puring itu ada persoalan di lapangannya," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (30/7/2025).

Ia mengatakan, dirinya mendengar dari keinginan warga setempat yang ingin membangun ulang lokasi tersebut dengan dana patungan atau dana swadaya mereka.

Baca Juga: Gubernur Pramono Sebut 15.033 Penerima Bansos Terlibat Judol Tidak Jadi Dicoret Tapi Bakal Dibina

"Dan saya sudah mendengar sendiri, warga sendiri kan yang terkena itu pengen mereka berswadaya sendiri," katanya.

Ia juga mendapat laporan dari Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar dan memintanya untuk menangani persoalan yang ada di lapangan.

"Sehingga dengan demikian, untuk secara khusus Taman Puring akan kami dalami terlebih dahulu," tukasnya.

Sebelumnya, Gubernur Pramono Anung memastikan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan melakukan perbaikan Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, usai ludes terbakar.

Ia mengatakan, Pasar Taman Puring merupakan pasar dengan aktivitas tinggi yang masih dibutuhkan masyarakat.

Baca Juga: Gelar 13 Job Fair di Jakarta, Disnakertransgi DKI Sebut Sudah Serap Tenaga Kerja Capai 1.367 Orang

"Tentunya tetap akan kita perbaiki, kita persiapkan karena pasar itu adalah pasar rakyat yang dibutuhkan oleh rakyat setempat, dan itu pasar yang aktivitasnya masih sangat tinggi," kata Pramono di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa (29/7/2025) kemarin. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.