Rahasia Hidup Lebih Lama Ada di Jam Sarapan Pagi Kamu

AKURAT JAKARTA - Kebiasaan bangun pagi sejak lama diketahui bermanfaat bagi kesehatan.
Orang yang terbiasa bangun lebih awal umumnya memiliki kualitas tidur lebih baik, tubuh lebih bugar, serta kesempatan menjalani aktivitas produktif lebih banyak.
Selain itu, sarapan pagi juga memberikan kontribusi penting, mulai dari menjaga energi hingga membantu konsentrasi.
Baca Juga: Hewan Tak Boleh Naik Kereta Penumpang, Ini Alternatif Resmi dari KAI
Namun, penelitian terbaru mengungkap temuan menarik: waktu sarapan yang lebih awal ternyata bisa memengaruhi panjang umur seseorang.
Dalam sebuah studi yang melibatkan hampir 3.000 orang lanjut usia di Inggris, para peneliti meneliti pola tidur, waktu makan, hingga kondisi kesehatan fisik dan psikologis peserta.
Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang rutin sarapan lebih awal, sekitar pukul 07.50, memiliki tingkat kelangsungan hidup lebih tinggi dibanding mereka yang sarapan lebih lambat sekitar pukul 08.50.
Baca Juga: 4 Kegiatan Seru di Jakarta yang Sayang Kamu Lewatkan
Menurut analisis, setiap keterlambatan sarapan selama satu jam dapat meningkatkan risiko kematian hingga 11% dalam kurun 20 tahun penelitian.
Meski penelitian ini hanya menunjukkan korelasi dan bukan sebab-akibat, para ilmuwan menegaskan pentingnya sarapan rutin sebagai sinyal bagi tubuh untuk mengatur ritme sirkadian.
Dr. Hassan Dashti, PhD, RD, penulis utama studi ini, menyebut sarapan pagi memberi pesan pada organ tubuh untuk beralih dari “mode malam” ke “mode siang,” sehingga metabolisme lebih selaras dengan kebutuhan energi harian.
Baca Juga: 7 Cara Cerdas Membeli Rumah Pertama Tanpa Salah Langkah
Penelitian sebelumnya juga mengaitkan sarapan teratur dengan kesehatan jantung lebih baik, risiko diabetes lebih rendah, hingga perlambatan penurunan fungsi kognitif.
Selain itu, orang yang bangun pagi biasanya lebih sehat secara keseluruhan dibanding mereka yang suka begadang, yang kerap disertai kebiasaan kurang baik seperti merokok atau minum alkohol.
Kabar baiknya, bahkan bagi kamu yang cenderung aktif di malam hari, menjaga rutinitas sarapan pagi bisa membantu mengurangi dampak negatif penuaan.
Baca Juga: Efisien dan Aman, All Indonesia Jadi Syarat Baru Masuk RI Pengganti Kartu Kedatangan Manual
Dengan demikian, langkah sederhana ini bisa menjadi investasi berharga untuk kesehatan jangka panjang. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Getafe di La Liga, 25 Oktober 2026: Mampukah Los Leones Akhiri Tren Negatif?
- 2Prediksi Skor Cagliari vs Bologna di Serie A, 24 Oktober 2026: Siapakah yang Akan Kembali ke Jalur Kemenangan?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Frosinone di Serie A, 25 Oktober 2026: Misi La Dea Menghentikan Kejutan Tim Promosi
- 4Prediksi Skor Genoa vs Venezia di Serie A, 25 Oktober 2026: Mampukah Lagunari Lanjutkan Kejutan?
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Newcastle United di Premier League, 25 Oktober 2026: Mampukah The Eagles Manfaatkan Kerapuhan Pertahanan The Magpies?
- 6Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 7Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Levante di La Liga, 26 Oktober 2026: Mampukah La Real Lanjutkan Tren Kemenangan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








