Jakarta

Mengapa Pijat Refleksi Bisa Kurangi Nyeri? Ini Penjelasan yang Perlu Kamu Ketahui

Zainal Abidin | 8 Desember 2025, 09:15 WIB
Mengapa Pijat Refleksi Bisa Kurangi Nyeri? Ini Penjelasan yang Perlu Kamu Ketahui

AKURAT JAKARTA - Pijat refleksi dipercaya membawa banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Banyak orang penasaran apakah pijat refleksi benar-benar bekerja seefektif yang diklaim, atau hanya sekadar praktik tradisional yang bertahan karena popularitas semata.

Di berbagai pusat kebugaran, pijat refleksi semakin diminati karena dianggap dapat memulihkan energi dan merilekskan tubuh setelah kamu menjalani rutinitas panjang.

Baca Juga: 10 Negara Termurah untuk Liburan Akhir Tahun 2025, Ini Daftarnya!

Pijat refleksi bekerja pada titik-titik saraf tertentu yang dianggap berkaitan dengan organ-organ di tubuh kamu.

Itulah mengapa banyak orang merasakan efek yang cukup signifikan setelah menjalani sesi refleksi, mulai dari relaksasi hingga perasaan lebih bertenaga.

Namun, manfaat pijat refleksi tetap perlu dipahami secara utuh agar kamu tidak terjebak pada klaim yang belum terbukti.

Baca Juga: Nikmati Pengalaman Akhir Tahun yang Berbeda dengan Menyusuri Dunia Laut Jabodetabek

Beberapa manfaat memang didukung penelitian, sementara sebagian lainnya masih dianggap mitos karena kurang bukti ilmiah.

 

Berikut ini beberapa manfaat pijat refleksi yang perlu diketahui.

1. Keseimbangan energi (aliran Qi)

Baca Juga: Bukan Sekadar Camilan Malam, 5 Makanan Ini Bisa Tingkatkan Kualitas Tidur Kamu

Pijat refleksi dipercaya membantu menyeimbangkan aliran energi atau Qi, yang menurut praktik tradisional menjadi dasar kesehatan tubuh.

2. Meningkatkan sirkulasi darah dan nutrisi

Teknik tekanan pada titik saraf membantu memperlancar aliran darah, distribusi nutrisi, dan sinyal saraf ke seluruh tubuh.

Baca Juga: Jangan Disepelekan, Ini 5 Gejala Demam Anak yang Perlu Penanganan Serius

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Banyak orang merasakan tubuh lebih bugar karena refleksi dianggap mendukung kerja sistem imun.

4. Mempercepat penyembuhan alami

Baca Juga: Trik Dapur yang Wajib Kamu Coba untuk Bikin Ayam Lebih Juicy

Tubuh dapat mempercepat proses pemulihan karena sirkulasi yang baik mendukung regenerasi sel.

5. Membuang racun dari tubuh

Praktisi refleksi percaya bahwa tekanan pada titik tertentu membantu proses detoksifikasi tubuh.

Baca Juga: Pecinta Film Wajib Baca, Ini 7 Judul Netflix yang Bakal Menghilang Desember 2025

6. Melepaskan endorfin

“Bahan kimia bahagia” ini membantu mengurangi rasa sakit dan stres setelah sesi refleksi.

7. Meningkatkan relaksasi

Banyak orang merasakan tubuh lebih tenang dan tidur lebih nyenyak setelah terapi.

Baca Juga: Emas, Investasi Aman untuk Kamu yang Nggak Mau Ribet

Penelitian yang didanai National Institutes of Health dan National Cancer Institute menemukan bahwa refleksologi dapat mengurangi rasa sakit.

Karenanya, terapi ini sering digunakan dalam pengobatan paliatif guna mengurangi konsumsi obat pereda nyeri.

Selain itu, beberapa orang merasakan manfaat psikologis seperti berkurangnya kecemasan, depresi, serta tidur yang lebih berkualitas.

Baca Juga: Gaji UMR Bukan Halangan, Begini Cara Mulai Investasi Emas tapi Kebutuhan Harian Tetap Aman

Bahkan dalam dunia kebidanan, pijat refleksi kerap dipakai untuk membantu mengurangi intensitas nyeri persalinan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.